Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Desa Genting Tanah Kembangkan Wisata Alam Berbasis Konservasi Orangutan

317
×

Desa Genting Tanah Kembangkan Wisata Alam Berbasis Konservasi Orangutan

Share this article
35b041c6 4b79 424c ba6b 68aa84a5b2ae
Habitat Orangutan
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah berupaya mengoptimalkan potensi wisata alam yang ada di wilayah mereka.

Kepala Desa Genting Tanah, Junaidi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan untuk membentuk kelompok baru dalam rangka pengelolaan destinasi wisata.

“Masyarakat di sekitar kawasan wisata sebenarnya sudah mulai sadar akan potensi ini, hanya saja kesadaran itu belum maksimal. Kami masih dalam tahap pembentukan dan penguatan kelembagaan masyarakat,” jelas Junaidi Kamis (22/5/2025).

Salah satu potensi unggulan yang sedang dirancang adalah wisata alam berbasis konservasi. Desa Genting Tanah diketahui memiliki habitat alami orangutan, yang ke depannya direncanakan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati ekowisata sambil belajar mengenai pelestarian satwa liar.

“Rencana kami adalah mengembangkan wisata yang berkaitan dengan keberadaan orangutan. Ini milik desa, dan kami ingin menjadikannya sebagai salah satu aset wisata alam sekaligus edukasi tentang konservasi,” tambah Junaidi.

Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, terutama dalam hal peningkatan kapasitas aparatur desa dan penyediaan pembiayaan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata ini.

“Dengan dukungan program-program pemerintah, kami optimis bisa memaksimalkan potensi ini untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pengembangan wisata desa memang harus melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Menurutnya, kunci utama keberhasilan wisata desa terletak pada keterlibatan warga dalam seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan.

“Kalau ada desa yang membangun destinasi wisata tapi masyarakatnya tidak dilibatkan, maka pengembangannya akan lambat. Masyarakat lokal harus jadi bagian dari sistem pengelolaan,” tegas Arianto.

Ia menekankan, sektor pariwisata desa memiliki kompleksitas tersendiri, dari mulai kebiasaan masyarakat, nilai-nilai lokal, hingga pemanfaatan sumber daya yang ada. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi warga menjadi hal penting dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan potensi wisata alam dan keberadaan orangutan yang menjadi daya tarik tersendiri, Desa Genting Tanah dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kukar, asalkan didukung oleh sinergi semua pihak dan perencanaan yang matang. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *