Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Dekranasda Kukar 2025–2030 Resmi Dilantik, Bupati Dorong Penguatan Pengrajin Lokal

384
×

Dekranasda Kukar 2025–2030 Resmi Dilantik, Bupati Dorong Penguatan Pengrajin Lokal

Share this article
Pelantik Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kukar periode 2025–2030. Irvan/dutakaltimnews.com)
Pelantik Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kukar periode 2025–2030. Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kukar periode 2025–2030 di  Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Rabu (22/10/2025).

Pada momentum yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan mesin jahit kepada pelaku usaha mikro kecil (UMK) sektor penjahit sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kreatif lokal.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan harapan besar agar Dekranasda Kukar tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial atau pameran, melainkan mampu membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan bagi para pengrajin.

“Harapan kita, pelantikan ini tidak hanya penguatan di hilirnya saja dengan prosesi foto bersama. Ke depan kita ingin Dekranasda juga memperkuat di hulunya, yaitu para pengrajin itu sendiri”, ujarnya.

Ia menilai, selama ini aktivitas Dekranasda lebih banyak berorientasi pada kegiatan pameran yang bersifat promosi. Namun menurutnya, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana memperkuat fondasi di tingkat pengrajin, mulai dari pembinaan hingga peningkatan kapasitas produksi.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)

“Selama ini yang saya lihat, kegiatan Dekranasda banyak berupa pameran. Padahal yang perlu kita kuatkan adalah para pengrajin. Baik dengan menambah jumlah pengrajin baru maupun memperkuat kemampuan pengrajin yang sudah ada,” jelasnya.

Aulia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan daya saing produk kerajinan daerah melalui berbagai langkah nyata, seperti pelatihan, penyediaan peralatan, dan pendampingan proses produksi.

“Pengrajin perlu diberikan pelatihan, peralatan, serta pengawasan kualitas atau quality control yang lebih kuat. Setelah itu, kita bantu proses perizinannya dan siapkan pasarnya, bahkan sampai ke tingkat ekspor,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi akan menumbuhkan semangat baru bagi para pengrajin di Kukar untuk terus berkreasi dan berinovasi.

“Dengan terbangunnya ekosistem ekonomi di Dekranasda, para pengrajin akan lebih semangat lagi dalam mengembangkan kerajinan yang mereka tekuni,” ujarnya.

Bupati Aulia menyebut penguatan sektor industri kreatif juga sejalan dengan 17 program Kukar Idaman Terbaik, salah satunya adalah memberikan dukungan kepada pelaku industri kreatif lokal.

“Salah satu program kita adalah memberikan dorongan bagi para pengrajin industri kreatif. Termasuk pengrajin manik, ulap doyo, hingga ukir-ukiran. Mereka menjadi target utama dalam penguatan ekonomi kreatif daerah,” terangnya.

Kita berharap anak-anak sekolah kita bisa diperkenalkan dan didekatkan dengan kegiatan kerajinan sejak dini. Potensi kita luar biasa, dan kalau ekosistem ini terbentuk, masyarakat akan melihat bahwa menekuni kerajinan juga bisa menjadi sumber penghidupan yang layak.(*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *