KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri resmi mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kukar. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai I Kantor Bappeda Kukar, Selasa (10/2/2016). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Bupati Aulia, menyampaikan bahwa pelantikan FKDM merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kewaspadaan dini terhadap dinamika sosial kemasyarakatan di Kutai Kartanegara.
“Kita melaksanakan pelantikan Forum Kewaspadaan Dini di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kakar. Kita berharap FKDM dapat melakukan proses mitigasi dan pencegahan dini terhadap aktivitas-aktivitas sosial kemasyarakatan yang berhubungan dengan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan peran FKDM dalam mencegah serta mengidentifikasi potensi terjadinya kerusuhan maupun konflik sosial di tengah masyarakat, sehingga stabilitas daerah dapat terus terjaga.
Sementara itu, Ketua FKDM Kukar, Roji’in, menjelaskan bahwa FKDM memiliki fungsi utama dalam melakukan analisis terhadap berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, FKDM Kukar sebelumnya telah melakukan pemetaan potensi konflik sosial di wilayah Kukar pada tahun lalu. Ke depan, pemetaan tersebut akan ditindaklanjuti melalui penguatan sistem pelaporan berbasis digital.
“Kami sudah membuat sistem pelaporan bernama SICEKAL, Sistem Informasi Cegah Klarifikasi Lapor. Di setiap kecamatan ada lima orang anggota FKDM yang nantinya melaporkan kondisi di wilayah masing-masing melalui sistem ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem pelaporan tersebut nantinya dapat diakses langsung oleh Bupati Kukar, sehingga perkembangan dan kondisi di desa maupun kecamatan dapat dipantau setiap hari secara real time.
“Dengan sistem ini, apapun kondisi di daerah bisa diketahui setiap hari oleh Bupati, termasuk isu-isu seperti tenaga kerja perusahaan yang tadi disampaikan oleh Bupati, itu akan kami tindaklanjuti,” lanjut Roji’in.
Meski diakui terdapat keterbatasan anggaran pada tahun ini, Roji’in menegaskan FKDM Kukar tetap berkomitmen menjalankan tugas secara maksimal. Saat ini, FKDM Kukar masih melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menggali informasi dan memperkuat sinergi.
“Kemarin kami sudah ke Kapolres, besok rencananya ke Kejaksaan. Kami ingin memastikan FKDM tetap berjalan dan berfungsi optimal meskipun dengan keterbatasan,” tutupnya. (*van)

















