KUKAR: Kebakaran lahan terjadi di kawasan Airport Badak 2, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/8/2026) siang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 14.35 WITA.
“Tim menerima laporan kebakaran lahan sekitar pukul 14.35 WITA. Setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 14.50 WITA hingga 16.09 WITA. Dalam kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.
Fida menjelaskan, titik api awalnya berada di bagian dalam kawasan Airport Badak 2. Api kemudian merambat hingga ke bagian luar pagar kawasan tersebut.
“Bagian yang terbakar mulai dari bagian dalam Airport kemudian merambat ke bagian luar pagar,” jelasnya.
Kondisi tersebut sempat mengancam kawasan permukiman warga. Kobaran api juga dilaporkan merambat mendekati area pesantren yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas gabungan kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas dan mendekati permukiman warga maupun pesantren.
Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmatan Kukar mengerahkan delapan personel dari Pos Sektor Muara Badak serta satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
Selain itu, proses pemadaman turut melibatkan BPBD Kabupaten Kukar dan relawan MUBASIGANA Muara Badak.
Sejumlah kendaraan juga dikerahkan ke lokasi, di antaranya satu unit branwir, satu unit kendaraan BPBD Kukar, satu unit double cabin BPBD Kukar, satu unit kendaraan suplai PHSS serta satu unit kendaraan relawan MUBASIGANA.
Petugas menggunakan sejumlah peralatan untuk melakukan pemadaman, seperti jet shooter, selang ukuran 1,5 inci dan nozzle.
Setelah berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam, petugas berhasil menangani kebakaran di lokasi tersebut.
“Setelah api dipadamkan, tim kemudian bergegas menuju laporan selanjutnya,” ungkapnya.
Hingga penanganan selesai luas area yang terbakar diperkirakan sekitar lima hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran lahan tersebut belum diketahui secara pasti. (*van)

















