KUKAR: Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar). Agam Indra Sakti Sudiman, putra asli Tenggarong sekaligus alumni SMP Negeri 1 Tenggarong, berhasil lolos menjadi Taruna Akademi Militer (Akmil) lewat jalur aklerasi. Prestasi tersebut disambut bangga oleh keluarga besar sekolah dan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Kukar.
Agam yang berdomisili di Jalan Rondong Demang RT 10 Nomor 18, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, merupakan putra dari Aiptu Sudiman, S.H., yang bertugas sebagai PS Kanit Samapta Polsek Muara Wis.
Perjalanan Agam menuju pendidikan militer dimulai saat mengikuti seleksi Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 2026. Saat itu, ia dinyatakan lolos melalui jalur akselerasi sehingga menempuh pendidikan di SMA Taruna Magelang selama dua tahun.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Agam melanjutkan tahapan seleksi akademik hingga berhasil diterima di Akademi Militer Magelang.
Keberhasilan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tenggarong. Banyak pihak berharap Agam dapat menjalani pendidikan dengan baik, selalu diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu menyelesaikan seluruh tahapan hingga resmi menjadi prajurit TNI yang mengabdi kepada bangsa dan negara.
Kepala SMP Negeri 1 Tenggarong, Imam Husein, mengatakan seluruh keluarga besar sekolah merasa bersyukur atas pencapaian salah satu alumninya tersebut.
“Kami sangat bangga dan bersyukur. Agam telah berhasil mewujudkan cita-citanya masuk Akademi Militer. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus menunjukkan bahwa alumni SMPN 1 Tenggarong mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya Kamis (6/8/2026).
Menurut Imam, keberhasilan Agam memiliki arti penting bagi sekolah karena dapat menjadi contoh nyata bagi para siswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan.
“Masuk Akademi Militer tidak mudah. Seleksinya sangat ketat dan banyak peserta yang gugur. Karena itu, keberhasilan Agam diharapkan menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya agar lebih giat belajar, disiplin, dan percaya diri untuk mengejar cita-cita,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, Agam tidak hanya berhasil lolos seleksi, tetapi juga menunjukkan prestasi yang membanggakan selama proses pendidikan awal.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar di Kutai Kartanegara, untuk terus berusaha mengembangkan kemampuan dan membuktikan bahwa, putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi di tingkat nasional. (and)

















