KUKAR: Keterbatasan anggaran persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026, menjadi perhatian DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pasalnya, pada tahun anggaran 2026 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar hanya mampu mengalokasikan dana sekitar Rp8–10 miliar.
Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi jika dibandingkan dengan kebutuhan yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar. Sebelumnya, KONI Kukar mengusulkan anggaran sekitar Rp109 miliar guna menunjang persiapan dan keikutsertaan seluruh cabang olahraga pada ajang Porprov VIII 2026.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa pihak legislatif memahami kondisi tersebut dan akan memberikan dukungan melalui mekanisme APBD Perubahan. DPRD berkomitmen memastikan kebutuhan dasar KONI dapat terpenuhi.
“Kita akan bantu untuk APBD perubahan. Kita pastikan bahwa kebutuhan KONI dalam rangka semua cabang olahraga bisa bertanding dan mengikuti kejuaraan di provinsi itu bisa terpenuhi,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).
Ia menegaskan, penguatan KONI menjadi hal yang sangat penting karena lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh cabang olahraga di Kukar.
“Harapan kita adalah KONI yang kita kuatkan, karena KONI itu bagian yang mengorganisasi semua cabang olahraga yang ada di Kukar,” jelasnya.
Menurutnya, kejelasan anggaran menjadi faktor utama agar pembinaan atlet dan persiapan pertandingan dapat berjalan optimal. Oleh karena itu, DPRD mendorong agar alokasi dana bagi KONI benar-benar direncanakan secara matang.
“Sehingga itu harus kita pastikan anggarannya harus clear, harus ada,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa waktu pelaksanaan Porprov VIII 2026 yang masih cukup lama memberikan ruang bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melakukan penyesuaian anggaran.
Dengan adanya APBD Perubahan, DPRD Kukar optimistis kebutuhan pendanaan untuk KONI dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
DPRD Kukar berharap, dengan dukungan anggaran yang memadai, seluruh cabang olahraga di Kukar dapat mengikuti Porprov VIII 2026 secara maksimal dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. (*van)

















