Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

ANBK 2025, Disdikbud Kukar Dorong Sekolah Semakin Adaptif Hadapi Transformasi Digital

264
×

ANBK 2025, Disdikbud Kukar Dorong Sekolah Semakin Adaptif Hadapi Transformasi Digital

Share this article
58f92dc9 4657 42c8 8216 bbf86e4e0684
SMP Negeri 1 Tenggarong Seberang (and/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Transformasi digital dalam dunia pendidikan kian nyata terasa di Kutai Kartanegara (Kukar). Hal ini tampak dari pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 yang saat ini tengah berlangsung di berbagai sekolah.

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menyebut gladi bersih ANBK tidak sekadar persiapan teknis, tetapi juga bagian dari proses pembiasaan sekolah terhadap sistem digital.

“Ini adalah bentuk adaptasi. Kita ingin sekolah tidak hanya siap ujian, tapi juga terbiasa dengan teknologi pembelajaran yang menjadi tuntutan era sekarang,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Ia menjelaskan, ANBK berbeda dengan ujian nasional yang dulu lebih menekankan capaian akademik siswa secara individu. Kini, asesmen diarahkan untuk memotret kualitas pembelajaran di sekolah, peran guru, serta lingkungan belajar.

“Hasilnya nanti bukan sekadar angka, tapi peta pendidikan yang membantu kita membuat kebijakan lebih tepat sasaran,” kata Pujianto.

Tidak hanya siswa, para guru juga dilibatkan melalui survei lingkungan belajar. Bahkan untuk PAUD, meski peserta didik tidak menjalani asesmen, survei tetap dilakukan agar kondisi pendidikan sejak usia dini bisa tergambar dengan jelas.

Menurut Pujianto, pelaksanaan ANBK di Kukar tahun ini jauh lebih lancar dibanding awal penerapannya. Sekolah sudah terbiasa dengan perangkat komputer dan jaringan internet. Bagi sekolah yang jaringannya kuat bisa langsung online, sementara yang masih terbatas tetap bisa semi-online. Jadi fleksibel, semua bisa ikut tanpa ada yang tertinggal.

Selain memastikan kesiapan perangkat dan jaringan, gladi bersih juga memberi pengalaman nyata bagi siswa. Mereka belajar mengelola waktu, memahami sistem ujian digital, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

“Anak-anak jadi lebih tenang dan tidak panik saat asesmen utama,” ungkapnya.

Pujianto menambahkan, keberhasilan ANBK akan sangat menentukan arah pendidikan di Kukar. Data yang terkumpul akan menjadi cermin untuk evaluasi, sekaligus pijakan dalam memperkuat kualitas pembelajaran.

“Kita ingin hasil asesmen ini menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, agar mutu pendidikan di Kukar semakin meningkat,” tegasnya.

Ia berharap gladi bersih ANBK 2025 ini bisa menjadi momentum sekolah-sekolah di Kukar untuk semakin siap menghadapi era digital. “Bukan hanya untuk asesmen, tapi juga dalam mengintegrasikan teknologi di ruang-ruang kelas,” tutupnya. (Adv/and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *