KUKAR : Pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan.
Hal ini disampaikan Plt. Kepala Bidang Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Emy Rosana Saleh, saat membahas penerapan AI di sekolah-sekolah yang menjadi Sekolah Rujukan Google (SRG) maupun Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).
Menurut Emy, AI saat ini telah terintegrasi dalam proses pembelajaran berbasis teknologi, khususnya melalui platform Google Workspace for Education. Salah satu bentuk pemanfaatan AI tersebut adalah Gemini, yang digunakan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di SRG maupun KSRG.
“AI sekarang sudah menjadi kebutuhan dalam penggunaan teknologi. Di sekolah rujukan Google maupun kandidatnya, AI seperti Gemini sudah terintegrasi dalam classroom. Bahkan beberapa sekolah juga sudah memulai menggunakan Gemini Academy untuk mempelajari lebih jauh pemanfaatan Gemini di dalam pembelajaran,” jelasnya Selasa (16/9/2025).
Lebih lanjut, Emy menuturkan bahwa mayoritas guru dan siswa di sekolah rujukan Google sudah terbiasa menggunakan teknologi berbasis AI, mulai dari chatbot hingga pemanfaatan mesin pencarian untuk mendukung aktivitas belajar. Meski begitu, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak.
“Kita berharap teknologi, termasuk AI, benar-benar digunakan untuk mendukung pembelajaran dan kesuksesan peserta didik serta guru. Karena seperti halnya teknologi lainnya, AI juga memiliki dampak positif maupun negatif, tergantung bagaimana penggunanya,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikbud Kukar juga mendorong sekolah-sekolah untuk mengajarkan etika digital. Hal ini penting agar pemanfaatan teknologi tidak hanya berfokus pada aspek praktis, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai tanggung jawab.
“Digital etik itu adalah etika dalam mempergunakan teknologi. Jadi gunakanlah teknologi untuk mendukung pembelajaran, bukan sebaliknya. Dengan begitu, peserta didik dapat memperoleh manfaat maksimal dari kemajuan teknologi,” tegas Emy.
Melalui pemanfaatan AI yang terintegrasi dengan pembelajaran, Disdikbud Kukar berharap kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara dapat semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan literasi digital yang mumpuni. (Adv/and)

















