KUKAR: Desa Loa Pari, yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, memiliki potensi strategis untuk pengembangan sektor pertanian. Guna memaksimalkan potensi ini, pemerintah desa mengintensifkan program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan upaya pembangunan desa.
Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika, menjelaskan bahwa program prioritas desa mencakup pembinaan, pemberdayaan, dan pembangunan. Program tersebut merupakan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) 2023 yang bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini sudah berjalan, baik di sektor pembinaan maupun pemberdayaan. Saat ini, kami fokus pada bidang pembangunan,” ungkap Ketut pada Selasa (12/11/2024).
Ketut menyoroti bahwa prioritas pembangunan pada akhir tahun 2024 meliputi infrastruktur penting, seperti jalan poros, gorong-gorong, dan irigasi pertanian. Beberapa proyek telah selesai, sementara sisanya dijadwalkan rampung sebelum tahun ini berakhir.
“Kami sudah memasuki tahapan ketiga. Alhamdulillah, tinggal empat kegiatan pembangunan yang sedang dalam proses pengerjaan,” jelasnya.
Empat proyek tersebut adalah pembangunan drainase lingkungan, semenisasi jalan wisata, peningkatan jalan desa, dan program bedah rumah. Program bedah rumah menjadi salah satu bentuk pembangunan berkeadilan yang ditargetkan untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Dalam satu tahun, kami melakukan bedah rumah sebanyak tiga unit. Dua unit telah selesai, dan satu unit akan selesai pada akhir tahun ini,” tambahnya.
Ketut juga menegaskan bahwa sektor pertanian masih memiliki ruang luas untuk dikembangkan. Pemerintah desa terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang ada secara produktif melalui berbagai dukungan, seperti pelatihan, akses bibit, dan irigasi.
“Sektor pertanian di Desa Loa Pari memiliki potensi besar. Kami terus memberikan dukungan kepada masyarakat agar lahan yang ada dapat diolah secara optimal dan mendukung perekonomian desa,” katanya.
Ketut berharap seluruh program yang direncanakan pada tahun 2024 dapat terealisasi dengan baik. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata sehingga manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Loa Pari.
“Kami ingin apa yang telah kami programkan dapat terwujud sepenuhnya. Kami berharap pembangunan di Loa Pari bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (adv/dk)

















