KUKAR: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. Sejumlah titik yang menjadi perhatian petugas di antaranya kawasan Tenggarong Seberang, Jalan Pesut, dan Jalan Timbau, Tenggarong.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan patroli rutin telah dilaksanakan setiap malam melalui kegiatan patroli blue light.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah anak-anak muda menggunakan jalan umum sebagai arena balapan yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain patroli, Satlantas juga menyiapkan personel di pos yang berada di lokasi rawan. Apabila ditemukan atau diterima laporan mengenai aktivitas balap liar, petugas akan segera dikerahkan untuk melakukan penanganan di lapangan.
“Setiap malam kami sudah melaksanakan patroli blue light untuk mengantisipasi anak-anak yang melakukan balap liar. Di sana juga ada pos yang nantinya akan disiagakan personel lalu lintas,” ujarnya, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya difokuskan di kawasan Tenggarong Seberang. Sejumlah lokasi lain di wilayah Tenggarong juga menjadi perhatian karena berpotensi digunakan sebagai tempat balapan liar.
Menurutnya, apabila terdapat informasi mengenai aksi tersebut, Satlantas Polres Kukar siap menurunkan personel secara maksimal untuk menindaklanjuti laporan dan mencegah kegiatan yang membahayakan tersebut berlanjut.
“Nanti ketika ada informasi balapan liar akan kita turunkan full team daripada personil Satlantas Polres Kukar,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu kepolisian dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas balap liar. Warga tidak perlu menunggu hingga terjadi kecelakaan untuk menyampaikan informasi kepada petugas.
Masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110. Laporan yang masuk akan direspons petugas untuk ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.
“Apabila masyarakat menemukan anak-anak yang melakukan balap liar, silakan menghubungi Call Center 110. Kami akan merespons laporan tersebut agar kejadian itu bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan anak muda, agar tidak menjadikan kebut-kebutan di jalan raya sebagai ajang mencari gengsi atau menunjukkan kemampuan berkendara.
Ia menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Selain membahayakan diri sendiri, aksi balap liar juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lain yang tidak terlibat.
“Imbauan kami kepada seluruh masyarakat Kukar agar senantiasa tertib berlalu lintas karena keselamatan di jalan adalah yang utama. Jangan menganggap kebut-kebutan bisa menambah gengsi atau nilai saat berkendara. Ingat, ada keluarga yang menunggu di rumah. Jadi, tetap utamakan keselamatan di jalan raya,” pungkasnya. (Van)

















