Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kesehatan

Minat KB Jangka Panjang Meningkat, Puskesmas Rapak Mahang Layani Implan dan IUD Gratis

210
×

Minat KB Jangka Panjang Meningkat, Puskesmas Rapak Mahang Layani Implan dan IUD Gratis

Share this article
Puskesmas Rapak Mahang, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Puskesmas Rapak Mahang, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Antusiasme masyarakat terhadap penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang terlihat dalam pelayanan KB gratis yang digelar Puskesmas Rapak Mahang, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (26/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ada puluhan peserta telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), khususnya pemasangan implan dan Intra Uterine Device (IUD).

Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Puskesmas Rapak Mahang, Murni, mengatakan pelayanan tersebut sengaja difokuskan pada MKJP untuk memberikan kesempatan kepada pasangan usia subur mendapatkan kontrasepsi jangka panjang tanpa biaya.

“Momentum Harganas ini memang kami fokuskan pada pelayanan MKJP, yaitu pemasangan implan dan IUD secara gratis,” ujar Murni.

Ia menjelaskan, pelayanan dimulai sejak pukul 08.00 Wita. Peserta yang telah mendaftar menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum mendapatkan tindakan pemasangan alat kontrasepsi.

Dari dua jenis MKJP yang ditawarkan, implan menjadi metode yang paling banyak diminati. Meski begitu, masyarakat yang memilih IUD juga cukup banyak.

Murni mengatakan, pelayanan tidak hanya menyasar masyarakat yang telah mengetahui informasi dari puskesmas. Penyebarluasan informasi turut dilakukan melalui kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang berada di setiap kelurahan.

“Informasinya kami sampaikan melalui kader IMP, kemudian diteruskan melalui grup-grup RT. Jadi masyarakat bisa mengetahui adanya pelayanan KB gratis ini,” katanya.

Menurutnya, MKJP memiliki keunggulan dari sisi masa penggunaan sehingga akseptor tidak perlu terlalu sering datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan kontrasepsi.

“IUD bisa digunakan hingga delapan sampai 10 tahun, sedangkan implan hingga tiga tahun,” jelasnya.

Murni menambahkan, peserta yang belum sempat mendapatkan pelayanan pada hari pelaksanaan akan diupayakan mendapat layanan pada Senin atau Selasa berikutnya.

Sementara itu, Lurah Timbau Muhammad Furqan mengapresiasi pelayanan KB gratis yang dilaksanakan di wilayahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kontrasepsi, baik pemasangan maupun pelepasan implan dan IUD.

“Dengan adanya pelayanan seperti ini, masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan KB,” kata Furqan. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *