Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Lantik 58 Pejabat Kukar, Bupati Aulia Minta Langsung Turun Tangani Masalah di Lapangan

288
×

Lantik 58 Pejabat Kukar, Bupati Aulia Minta Langsung Turun Tangani Masalah di Lapangan

Share this article
Pelantik Pejabat Manajerial Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. (Van/dutakaltimnews.com)
Pelantik Pejabat Manajerial Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melantik Pejabat Manajerial Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. Sebanyak 58 pejabat dilantik langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Jumat (18/9/2026).

Dari 58 pejabat yang dilantik, sebanyak lima orang merupakan pejabat administrator dan 53 lainnya merupakan pejabat pengawas. Sebagian besar pejabat yang dilantik ditempatkan pada wilayah kecamatan dan kelurahan.

pntkn pjbt 2

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan untuk memastikan posisi pejabat administrator dan pengawas di tingkat kecamatan maupun kelurahan dapat terisi.

“Sebagian besar yang kita lantik adalah pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan. Karena kondisi hari ini, penanganan di lapangan membutuhkan koordinasi yang cepat dari pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa dan kelurahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat yang baru dilantik harus segera turun ke lapangan dan mengidentifikasi berbagai persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing.

Hal tersebut terutama berkaitan dengan kondisi kekeringan akibat musim kemarau serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

“Utamanya yang terkait dengan kasus kekeringan akibat kemarau dan kasus karhutla, itu bisa kita tangani dengan baik,” jelasnya.

Aulia juga memberikan perhatian khusus kepada Kecamatan Anggana. Hal ini menyusul terjadinya intrusi air laut yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Posisi camat, memiliki peran penting sebagai penanggung jawab wilayah untuk memastikan persoalan tersebut segera ditangani dan dicarikan solusi konkret.

“Kami mengarahkan teman-teman yang dilantik ini segera turun ke lapangan, mengidentifikasi semua permasalahan yang ada di lapangan dan melakukan penanganan-penanganan yang harus dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kukar Rendra Abadi menjelaskan, dari total 58 pejabat yang dilantik, sebanyak lima orang merupakan pejabat administrator dan 53 orang lainnya merupakan pejabat pengawas.

“Yang dilantik ada 58 orang, administrator lima orang dan pengawas 53 orang,” jelasnya.

Ia mengatakan pelantikan kali ini memang difokuskan untuk mengisi kebutuhan pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ia menyebut, kondisi karhutla dan krisis air bersih yang terjadi saat ini membutuhkan pejabat wilayah yang dapat segera mengambil langkah di lapangan.

“Dengan adanya mutasi hari ini, para pejabat yang sudah dilantik cepat langsung menyesuaikan dan mengambil alih di lapangan tentunya,” katanya.

Rendra menambahkan, pelantikan tersebut belum menjadi tahap terakhir. Pemkab Kukar masih akan melakukan pengisian terhadap sejumlah jabatan yang masih kosong, khususnya di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun unit pelaksana teknis (UPT).

Menurutnya, pelantikan lanjutan ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pemkab Kukar menargetkan proses pengisian jabatan tersebut dapat diselesaikan pada Oktober hingga November 2026.

“Masih ada beberapa jabatan yang kosong, terutama di OPD-OPD, juga bahkan di UPT-UPT yang harus kita isi. Insyaallah dalam waktu dekat ke depannya nanti akan ada pelantikan lagi,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *