Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Tiang Ayu Didirikan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dimulai

211
×

Tiang Ayu Didirikan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dimulai

Share this article
Prosesi Mendirikan Pinang Ayu atau Tiang Ayu di Museum Mulawarman. (Van/dutakaltimnews.com)
Prosesi Mendirikan Pinang Ayu atau Tiang Ayu di Museum Mulawarman. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Prosesi Mendirikan Pinang Ayu atau Tiang Ayu menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan Erau Adat Kutai Kartanegara 2026. Prosesi tersebut berlangsung di Museum Mulawarman Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (20/9/2026).

Pendirian Tiang Ayu menjadi penanda dimulainya rangkaian inti Erau Adat Kutai tahun ini. Setelah prosesi tersebut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seremoni pembukaan Erau Adat Kutai 2026 yang dipusatkan di Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pendirian Tiang Ayu merupakan salah satu prosesi penting yang menandai dimulainya pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.

“Hari ini kita melaksanakan prosesi mendirikan Tiang Ayu. Ini merupakan penanda bahwa Erau sudah kita mulai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah pendirian Tiang Ayu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemukulan gong dan seremoni pembukaan Erau di Stadion Rondong Demang.

“Tadi kita sudah melaksanakan menaikkan Tiang Ayu, setelah itu kita membunyikan gong, dan setelah ini kita langsung ke stadion untuk melaksanakan seremoni pembukaan,” katanya.

Aulia berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Ia juga meminta dukungan dari seluruh pihak agar pelaksanaan kegiatan adat dan budaya tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana.

“Kita berharap semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada kendala atau apa pun. Kami mohon dukungan dari seluruh pihak untuk menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Penutur Bahasa Belian, Sartin, menjelaskan bahwa pendirian Tiang Ayu memiliki makna khusus dalam rangkaian adat Erau. Menurutnya, prosesi tersebut menjadi tanda bahwa pelaksanaan kegiatan telah memasuki pekerjaan inti.

“Yang kita laksanakan sekarang adalah pendirian Tiang Ayu. Pendirian Tiang Ayu itu pertanda dimulainya suatu pekerjaan atau mulainya pekerjaan yang inti,” jelas Sartin.

Ia menerangkan, sejumlah rangkaian sebelumnya bukan merupakan bagian inti dari prosesi tersebut. Setelah Tiang Ayu didirikan, pelaksanaan Erau memasuki tahapan utama yang nantinya dilanjutkan dengan berbagai prosesi adat.

“Kalau yang merangin itu bukan inti, tetapi dengan pendirian Tiang Ayu, pekerjaan sudah memasuki pekerjaan inti yang nantinya akan dilaksanakan tepung tawar atau bepelas raja atau pesta nanti malam,” ungkapnya.

Sartin menyebut Tiang Ayu akan berdiri selama tujuh hari dan tujuh malam selama rangkaian Erau berlangsung. Keberadaan Tiang Ayu tidak hanya menjadi bagian dari prosesi adat, tetapi juga memiliki makna simbolis yang kuat dalam tradisi Kutai.

“Tiang Ayu ini sebenarnya memaknai bahwa Ayu ini adalah pohon kehidupan. Kalau kita artikan dalam bahasa kita adalah pohon kehidupan. Kalau dalam bahasa ritual adalah Pinang Ayu,” jelasnya.

Menurut Sartin, Tiang Ayu juga dimaknai sebagai simbol atau roh dari pelaksanaan kegiatan adat tersebut. Dalam pemaknaan ritual, keberadaan Tiang Ayu berkaitan dengan simbol Sultan yang dipercaya hadir selama rangkaian Erau berlangsung.

“Tiang Ayu itu merupakan simbol atau roh daripada pekerjaan ini sendiri. Jadi roh Sultan itu ada di Tiang Ayu itu selama acara ini,” ujarnya.

Karena memiliki makna penting dalam pelaksanaan adat, Tiang Ayu juga harus dijaga selama berdiri. Penjagaan tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap simbol Sultan dan menjaga kelancaran seluruh rangkaian Erau.

“Namanya Tiang Ayu itu harus dijaga. Misalnya takut ada orang yang iri atau mau berbuat macam-macam, ya itu yang kita jaga. Itu merupakan simbol dari Sultan, kalau Sultan itu ada di situ,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *