Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Tiga Hari Dicari, Nelayan 63 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Mahakam Jembayan

238
×

Tiga Hari Dicari, Nelayan 63 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Mahakam Jembayan

Share this article
Petugas Gabungan Saat Mengevakuasi Korban Tenggelam di Desa Jembayan. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Petugas Gabungan Saat Mengevakuasi Korban Tenggelam di Desa Jembayan. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Pencarian seorang nelayan yang diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Selasa (4/8/2026) pagi, setelah tiga hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Korban bernama Achdar Has (63), ditemukan pada pukul 07.50 WITA di perairan Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan aktivitasnya sebagai nelayan merawai ikan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan korban merupakan warga Jalan Teratai RT 006, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

korban tenggrelam perairan sungai mahakam

“Korban ditemukan pada pukul 07.50 WITA setelah dilakukan pencarian selama tiga hari,” ujarnya.

Dijelaskannya, korban sehari-hari bekerja sebagai nelayan dengan aktivitas merawai ikan di sepanjang alur Sungai Mahakam, mulai dari wilayah Pongkor hingga Jembayan RT 19.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, seorang saksi yang sebelumnya mengantar penumpang atau kru kapal melalui jalur air menuju wilayah Harapan Baru, tengah dalam perjalanan kembali dan melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Saksi melihat perahu milik korban dari kejauhan dalam kondisi hanyut atau terapung, namun tidak ada pengemudi maupun penumpang di atasnya,” jelasnya.

Saksi kemudian mendekati perahu tersebut untuk memastikan keberadaan korban. Setelah diperiksa, korban tidak ditemukan di atas perahu yang biasa digunakan untuk menangkap ikan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan pihak keluarga. Anak kandung korban selanjutnya memastikan bahwa Achdar belum kembali ke rumah sejak berangkat bekerja.

“Dari temuan perahu kosong tersebut dan keterangan pihak keluarga, korban diduga kuat terjatuh dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam,” ungkapnya.

Fida menambahkan, pencarian dilakukan sejak 2 Agustus 2026. Pada pencarian hari pertama dan kedua, tim belum menemukan keberadaan korban.

“Pada 2 dan 3 Agustus hasil pencarian nihil. Kemudian pada 4 Agustus 2026, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 07.50 WITA,” tuturnya.

Dalam proses pencarian tersebut, tim gabungan melibatkan Damkar Kukar, TNI, Polri, BPBD Kukar, SAR Provinsi dan relawan. Tim juga mengerahkan satu unit mobil rescue serta satu unit rubber boat untuk mendukung operasi pencarian di perairan Sungai Mahakam.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *