KUKAR : Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tak hanya diisi seremoni, tetapi juga diramaikan dengan ajang olahraga Grafeo Friendly Mini Soccer yang kembali digelar untuk kelima kalinya di Lapangan Aji Imbut Minisoccer Tenggarong Seberang, Jumat (13/2/2026).
Sorak sorai pemain dan tepuk tangan para suporter yang memadati sisi lapangan menambah semarak suasana pertandingan. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antar lembaga melalui pertandingan minisoccer yang melibatkan enam tim, yakni DPRD Kukar, Pemkab Kukar, Polres Kukar, Kodim 0906/Kukar, Kejaksaan Kukar, serta PWI Kukar.
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengatakan bahwa Grafeo HPN bukan sekadar pertandingan olahraga.
Menurutnya, konsistensi pelaksanaan hingga lima kali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ruang silaturahmi dan komunikasi lintas sektor di Kukar.
“Untuk kelima kalinya kegiatan olahraga ini digelar secara konsisten. Lima kali bukanlah angka yang kecil,” ujarnya.
Ia menilai peringatan HPN seharusnya dimaknai sebagai refleksi bersama atas peran masing-masing pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
Nilai-nilai dalam olahraga seperti kerja sama tim, disiplin, strategi, dan komunikasi, menurutnya, selaras dengan prinsip pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
“Kegiatan ini bukan sekadar tentang mencetak gol atau meraih kemenangan. Ini adalah simbol kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, menyampaikan bahwa keberhasilan Grafeo hingga lima kali penyelenggaraan merupakan hasil komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dan komunikasi yang terjalin selama kegiatan sebagai fondasi memperkuat sinergitas antar lembaga.
“Kerja keras menjadi kunci utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Melalui Grafeo HPN 2026, semangat solidaritas yang terbangun diharapkan tidak berhenti di lapangan, tetapi berlanjut dalam kolaborasi nyata untuk mendukung visi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kukar. (*van)

















