KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, berharap kepemimpinan Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) periode 2025–2029 Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P., mampu memperkuat sinergi antara kampus dan daerah.
Yani menilai tantangan utama Unikarta ke depan adalah membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan di Kukar, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga sektor industri. Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk memastikan lulusan Unikarta memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Kukar memiliki potensi sumber daya alam dan pembangunan yang sangat besar. Ini tentu membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Karena itu, Unikarta didorong untuk membuka dan mengembangkan program studi yang relevan, khususnya di bidang teknik seperti teknik sipil, teknik industri, serta bidang lain yang mendukung pembangunan infrastruktur daerah.
Selain bidang teknik, Ahmad Yani juga menilai pembukaan program studi baru di sektor kesehatan, termasuk kedokteran, menjadi kebutuhan penting yang perlu dipersiapkan secara bertahap dan terencana.
Di sisi lain, DPRD Kukar juga meminta agar berbagai persoalan administratif yang dihadapi Unikarta, terutama terkait lahan dan pembangunan kampus, dapat segera diselesaikan. Ia menyebut DPRD siap merespons permintaan penyerahan aset kampus di kawasan Tenggarong Seberang kepada Unikarta, dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“DPRD tentu mendukung pengembangan Unikarta, sepanjang prosesnya sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia berharap, dengan dukungan pemerintah daerah dan DPRD, Unikarta dapat berkembang lebih besar, memiliki kapasitas lahan yang memadai, serta terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Jika saat ini Unikarta sudah berpredikat baik, ke depan kita harapkan bisa menjadi kampus yang unggul dan menjadi kebanggaan masyarakat Kukar,” ungkapnya. (*van)

















