KUKAR : Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya mengoptimalkan sektor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan luas wilayah sekitar 29,11 km², Loa Ipuh memiliki potensi pertanian yang menjanjikan jika dikelola dengan baik.
Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 40 hektare atau 60 persen lahan pertanian di wilayahnya masih belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Memang lahan pertanian di wilayah kami masih banyak yang tidur,” ujar Erri pada Kamis (13/03/2025).
Guna menghidupkan sektor pertanian, pemerintah kelurahan berupaya melakukan edukasi, pelatihan, serta mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengelola lahan yang ada.
Erri menegaskan bahwa pertanian di Loa Ipuh memiliki potensi besar dan bisa menjadi pendorong utama dalam meningkatkan perekonomian warga.
“Kita sudah punya sarana dan prasarana, tinggal eksekusi dari masyarakat saja yang belum, padahal ini sangat menjanjikan,” tambahnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar turut memberikan bantuan, termasuk pembangunan saluran irigasi dan sarana penunjang lainnya. Dukungan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Kukar menyadari pentingnya mengoptimalkan sektor pertanian agar memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami dapat bantuan dari Pemkab Kukar, dan insya Allah kami akan terus mengajak serta menggerakkan masyarakat untuk kembali bertani,” sebutnya.
“Dan diharapkan pertanian di Kelurahan Loa Ipuh bisa berkembang pesat dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat setempat.” imbuhnya. (adv/dk)

















