Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineHUKUM DAN KRIMINAL

350 Polisi Disiagakan Amankan Erau Kukar, Aksi Pencurian hingga Pelecehan Diantisipasi

261
×

350 Polisi Disiagakan Amankan Erau Kukar, Aksi Pencurian hingga Pelecehan Diantisipasi

Share this article
Rapat Final Erau Adat Kuatai 2026. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Rapat Final Erau Adat Kuatai 2026. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sebanyak 350 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026.

Kabag Ops Polres Kukar, AKP Ecky Widi Prawira mengatakan, ratusan personel tersebut akan disebar pada sejumlah titik pengamanan mulai dari rangkaian kegiatan hingga penutupan Erau Adat Kutai 2026.

“Untuk kekuatan pengamanan sebanyak 350 personel. Mereka terdiri dari unsur pimpinan, Pamka, Gakkum, Pamtup, Pam Lalin, Pampers, Keslap dan Humas,” Ujarnya saat memaparkan rencana pengamanan dalam rapat final Erau Adat Kutai 2026 di Sekretariat Panitia Erau, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Erau dapat berlangsung aman, tertib, lancar dan terkendali sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Selain itu, personel juga disiapkan untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan maupun masyarakat yang datang menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan Erau Adat Kutai 2026.

“Kami juga menjamin kelancaran dan keamanan mobilitas panitia, tamu VVIP, peserta serta pelaku rangkaian kegiatan Erau Adat Kutai 2026,” jelasnya.

Menurut Ecky, sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan oleh kepolisian. Salah satunya adalah peningkatan jumlah masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan desak-desakan.

Kondisi tersebut dinilai dapat memicu kesalahpahaman hingga perkelahian antarpengunjung. Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi aksi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor terhadap barang bawaan maupun kendaraan pengunjung.

Kemacetan lalu lintas juga menjadi perhatian. Kepolisian mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di akses menuju lokasi kegiatan, khususnya pada pintu masuk dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Tak hanya itu, kepolisian turut mewaspadai penyebaran informasi provokatif maupun hoaks di media sosial yang dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ancaman lainnya seperti penjambretan, kebakaran atau pembakaran, penganiayaan dan gangguan keamanan lainnya juga menjadi perhatian dalam pengamanan,” ungkapnya.

Kepolisian juga mengantisipasi kemungkinan adanya aksi teror maupun demonstrasi ilegal yang dapat mengganggu jalannya kegiatan serta mengancam panitia, peserta maupun wisatawan yang hadir.

Salah satu perhatian khusus juga diberikan terhadap potensi tindakan tidak senonoh saat kegiatan Belimbur.

“Adanya perlakuan tidak senonoh pada saat acara belimbur seperti begal payudara (hantu kacak),” jelasnya.

Ecky menegaskan, seluruh langkah pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dan meminimalkan berbagai risiko kerawanan selama pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.

Dengan pengamanan tersebut, Polres Kukar menargetkan seluruh rangkaian Erau berjalan aman dan kondusif, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang datang.

“Kami berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif secara umum di seluruh wilayah hukum Polres Kukar,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *