Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALHeadline

YPUI Gelar Lomba Mading 3 Dimensi, Diikuti 8 Tim SMP dan SMA

292
×

YPUI Gelar Lomba Mading 3 Dimensi, Diikuti 8 Tim SMP dan SMA

Share this article
Lomba Mading 3 Dimensi
Example 468x60

KUKAR: Yayasan Planet Urgensi Indonesia (YPUI) kembali menggelar lomba mading 3 dimensi bertema ekosistem mangrove bagi pelajar SMP dan SMA di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Kamis (18/7/24) dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional. Kegiatan tersebut digelar di SMPN 4 Muara Badak.

Lomba ini juga didukung oleh Yayasan Mangrove Lestari, sebuah LSM lokal di Muara Badak, dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur sebagai juri.

YPUI percaya bahwa kegiatan kreatif seperti lomba ini dapat membuat pelajar semakin memahami pentingnya melestarikan ekosistem mangrove.  Dengan adanya kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman knowing by doing seputar apa yang terjadi dengan hutan mangrove di dekat rumah mereka,

Sebanyak 8 tim dari berbagai SMP dan 2 tim dari SMA berpartisipasi dalam lomba ini. Tim-tim SMP yang berpartisipasi berasal dari SMP Syarif Hidayatullah, SMPN 1 Muara Badak, SMPN 2 Muara Badak, SMPN 3 Muara Badak, SMPN 4 Muara Badak, dan SMPN 7 Muara Badak. Sementara itu, dua tim SMA yang terlibat adalah pelajar dari SMAN 1 dan SMAN 2 Muara Badak.

Meskipun hanya diikuti oleh dua tim di level SMA, persaingan tetap ketat dan penuh keseruan. Tim dari SMPN 3 Muara Badak berhasil memenangkan kompetisi ini dengan karya mading 3 dimensi berjudul “Melestarikan Ekosistem Mangrove,” menggunakan pasir dan bangkai kerang laut dari pantai sekitar mereka.

Kepala SMPN 4 Muara Badak, Baharuddin, merasa bangga karena sekolahnya terpilih menjadi tuan rumah acara perayaan Hari Mangrove Internasional tahun ini. “Sebagai sekolah adiwiyata di Kecamatan Muara Badak, SMPN 4 sangat layak dipilih sebagai tuan rumah untuk perlombaan ini,” ujarnya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 3 Muara Badak, Budiman, menyampaikan bahwa waktu persiapan yang singkat dan periode libur sekolah sempat menjadi tantangan. “Namun, para juri terpukau oleh karya yang orisinil, memanfaatkan barang-barang di sekitar mereka,” ucapnya.

Juara di level SMA, tim dari SMAN 2 Muara Badak, juga menampilkan karya yang khas dengan menggunakan barang bekas seperti kertas telur dan busa dari kursi bekas untuk membuat ornamen mading mereka. (adv/dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *