Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Wawali Dorong Penambahan SPBU hingga Jaringan Gas, Sampaikan Sejumlah Isu Strategis ke Staf Presiden

292
×

Wawali Dorong Penambahan SPBU hingga Jaringan Gas, Sampaikan Sejumlah Isu Strategis ke Staf Presiden

Share this article
eb172004 1585 451d b1c4 617b68a39c6b
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat menerima kunjungan tenaga ahli utama bidang energi dari Kantor Staf Presiden (KSP), di Balai Kota Balikpapan, pada hari Kamis, 11 Desember 2025. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memanfaatkan kunjungan tenaga ahli utama bidang energi dari Kantor Staf Presiden (KSP), Nur Wahidi, untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak kota, mulai dari persoalan energi, ketenagakerjaan, hingga peluang investasi.

Pertemuan berlangsung di Balai Kota Balikpapan, pada hari Kamis, 11 Desember 2025 dan menjadi momentum penting jelang pengoperasian penuh proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan.

Dalam paparannya, Bagus menyampaikan kondisi Balikpapan secara komprehensif, termasuk harapan agar proyek RDMP dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal ketika beroperasi penuh.

“Saya menyampaikan secara detail terkait RDMP, termasuk persoalan tenaga kerja. Harapannya ketika kilang beroperasi sepenuhnya, sebagian warga Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur bisa bekerja di RDMP,” ujarnya.

Salah satu isu paling krusial yang disampaikan Bagus adalah minimnya jumlah SPBU di Balikpapan. Kota ini hanya memiliki 20 SPBU, jauh dibanding Samarinda yang mencapai 36 unit. Kondisi itu menimbulkan antrean BBM di sejumlah titik.

“Kami minta SPBU diperbanyak dan kuota BBM ditambah, supaya tidak terjadi lagi antrean panjang,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa bukan karena investor tidak berminat, namun karena informasi teknis dan persyaratan belum sepenuhnya tersampaikan. Pemkot siap memfasilitasi investor yang ingin masuk ke sektor SPBU.

Meski fokus pertemuan adalah energi, Bagus juga menyinggung isu ketahanan pangan. Ia memaparkan perkembangan program Koperasi Desa Merah Putih dan penambahan 12 dapur MBG yang membantu masyarakat.

Ia berharap laporan ini diteruskan ke kementerian terkait agar memperoleh dukungan APBN.

Tak hanya itu, Bagus turut mengusulkan penambahan kuota LPG dan perluasan jaringan gas rumah tangga. “Peluang penambahan jaringan gas sangat membantu agar kebutuhan LPG tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

90364da5 3462 44c2 8106 48753b538273

Bagus juga memaparkan kondisi indikator pembangunan daerah. Meskipun tingkat kemiskinan rendah, angka pengangguran Balikpapan dinilai masih perlu mendapat perhatian. Ia menawarkan peluang investasi di Kawasan Industri Kariangau dan Pelabuhan Direct Call.

“Ini bisa menjadi pemicu tumbuhnya industri manufaktur di Balikpapan, sehingga penyerapan tenaga kerja meningkat,” paparnya.

Bagus berharap kunjungan KSP tidak berhenti pada sektor energi saja. Ia meminta agar staf kepresidenan dari bidang lain juga datang mendengar langsung persoalan kota. “Mudah-mudahan staf kepresidenan lainnya bisa datang ke Balikpapan, supaya persoalan kota bisa kami sampaikan langsung,” tutupnya.

Pertemuan ini turut dihadiri SKK Migas dan Kilang Pertamina Balikpapan, memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan optimal untuk mendukung pembangunan dan kebutuhan energi Balikpapan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *