BALIKPAPAN: Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan bahwa rangkaian perayaan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan bukan sekadar seremoni, melainkan juga momentum membangun harmoni, partisipasi masyarakat, dan kesadaran lingkungan.
“Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan di enam kecamatan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Semangat warga mengikuti kegiatan ini menjadi representasi semangat warga membangun Balikpapan,” kata Bagus saat menghadiri kegiatan HUT ke-129 Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (15/2/2026).
Wawali menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan manusia dan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca akhir-akhir ini, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan koordinasi antarwarga dan dengan aparat, khususnya dalam mitigasi bencana. Hal ini menjadi penting mengingat karakteristik Balikpapan Utara yang berbukit-bukit dan rawan banjir serta longsor.
“Sebagai warga, kita harus sadar bahwa menjaga kerukunan antarwarga merupakan aset penting. Komunikasi antar tetangga harus baik, saling toleransi, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dewasa,” ujarnya.
Bagus juga mengingatkan bahwa momen perayaan hari jadi sebaiknya dijadikan ajang memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kerja sama dan toleransi antarwarga menjadi fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, Wawali Balikpapan turut menyampaikan ucapan selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh warga Muslim Kota Balikpapan. Menurutnya, nilai kebersamaan dan toleransi yang ditumbuhkan melalui perayaan HUT dapat menjadi pondasi bagi masyarakat, untuk menjalani ibadah Ramadan dengan penuh harmonisasi.
Mengedepankan partisipasi warga, kepedulian lingkungan, dan kerukunan sosial, peringatan HUT ke-129 diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga refleksi budaya gotong royong dan semangat membangun Balikpapan sebagai kota yang harmonis, inklusif, dan ramah lingkungan. (las)

















