Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

Wabup Kukar Tinjau Pembangunan Jembatan Sebulu Tahap Kedua, Target Selesai 2025

629
×

Wabup Kukar Tinjau Pembangunan Jembatan Sebulu Tahap Kedua, Target Selesai 2025

Share this article
Peninjauan Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin di Jembatan Sebulu (dk)
Peninjauan Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin di Jembatan Sebulu (dk)
Example 468x60

KUKAR : Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H. Rendi Solihin melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Jembatan Sebulu yang terletak di Desa Sebulu Modern, Sabtu (19/7/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kukar Linda Juniarti dan Camat Sebulu Edy Fachruddin.

Wabup Rendi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan jembatan yang vital untuk konektivitas wilayah Sebulu dan sekitarnya menuju ibu kota kabupaten, Tenggarong.

“Kami pastikan, di masa kepemimpinan Aulia-Rendi, pembangunan jembatan ini tidak akan mangkrak. Target kami, jembatan ini harus selesai sebelum 2030 agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih mudah,” tegas Rendi.

Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Sebulu kini memasuki Tahap 2 dengan masa kontrak pelaksanaan selama enam bulan. Panjang pekerjaan mencapai 1,4 kilometer, meliputi pemasangan vertical drain, pile slab sepanjang 300 meter, dan penyelesaian pile head dari Tahap 1 tahun lalu.

“Tahun ini akan dikerjakan sekitar tiga bentang, tapi bentang tengah masih terkendala izin dari sejumlah instansi seperti BWS dan KSOP,” jelas Linda.

Koordinasi terus dilakukan, termasuk bersama Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Untuk sementara, pembangunan fokus pada sisi darat sebelum kawasan Sebulu Modern, sementara sisi Serbaya masuk dalam kontrak tahun 2024.

kunjungan

Linda menambahkan, desain jembatan masih dalam tahap finalisasi, termasuk simulasi angin (wind tunnel), analisis hidrologi, serta pengeboran (boring) untuk menentukan titik fondasi di sungai. Proses ini tergolong kompleks karena jembatan dikategorikan sebagai jembatan panjang dengan standar khusus.

Sementara untuk anggaran pembangunan jembatan tahun 2025 mencapai Rp138 miliar, ditambah anggaran pengawasan sebesar Rp3 miliar. Total anggaran mencapai sekitar Rp141 miliar.

“Target penyelesaian pekerjaan ini adalah 20 Desember 2025. Kami harap cuaca mendukung agar pekerjaan berjalan optimal,” kata Linda.

Project Manager Hasby menyebut progres fisik proyek saat ini telah mencapai 1,8 persen, lebih tinggi dari target awal sebesar 1,3 persen. Namun, progres ini belum termasuk pekerjaan spun pile senilai Rp1,644 miliar yang sudah lunas dibayarkan namun materialnya belum tiba di lokasi.

“Senin nanti direncanakan pengiriman 385 batang spun pile menggunakan ponton. Sebagian material sudah ada di Samarinda, sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Palu,” ujar Hasby.

Ia juga mengungkapkan bahwa kendala utama bukan teknis, melainkan proses pembebasan lahan. Meski dana sudah siap dan sosialisasi telah dilakukan, masih ada pemilik lahan yang belum memberikan persetujuan secara sosial. Namun, pihak kecamatan dan desa sudah hadir dalam rapat dan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya.

“Kami sudah cocokkan peta dan hasil pengukuran antara tim fisik dan pembebasan, hasilnya sudah sinkron,” tambah Hasby.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan pengawasan ketat dari pemerintah daerah, diharapkan pembangunan Jembatan Sebulu dapat tuntas tepat waktu dan memberikan dampak besar bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah Kukar. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *