KUKAR : Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong pada 2025 fokus membenahi infrastruktur jalan penghubung antarwilayah. Peningkatan pembangunan jalan menjadi perhatian utama untuk segera dituntaskan, dengan harapan dapat mempermudah mobilitas masyarakat.
Lurah Loa Tebu, Rahimudin, mengatakan bahwa prioritas utama dalam program pembangunan tahun ini adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal perbaikan infrastruktur jalan. Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah Jalan Batu Dinding, yang saat ini masih dalam tahap pengerasan. Kondisinya cukup memprihatinkan, becek saat hujan dan berdebu saat musim kemarau.
“Jalan ini sangat penting bagi mobilitas warga. Kondisinya yang memprihatinkan membuat kami menjadikannya sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan,” ujar Rahimudin Sabtu (5/4/2025).
Selain itu, Jalan Sultan Sulaiman juga menjadi perhatian karena belum sepenuhnya tembus. Menurut Rahimudin, jika jalan ini dapat dilanjutkan sekitar 3 kilometer lagi, maka Kelurahan Loa Tebu akan memiliki dua jalur utama yang sangat berguna, terutama saat penyelenggaraan acara besar. Dengan dua akses, arus lalu lintas bisa lebih mudah dialihkan dan mengurangi kemacetan.
Tak hanya itu, Jalan Bekinang sepanjang 1 kilometer juga masuk dalam daftar prioritas. Jika selesai dibangun, seluruh jalan utama di kelurahan ini akan terkoneksi dengan baik.
“Setelah jalan utama selesai, kami bisa lebih fokus memperbaiki jalan-jalan kecil dan gang yang masih banyak memerlukan perhatian,” tambahnya.
Pembangunan drainase dan parit juga menjadi kebutuhan mendesak, namun masih tergantung pada alokasi dana kelurahan yang saat ini cukup terbatas. Meskipun begitu, Rahimudin tetap optimis program-program tersebut dapat berjalan seiring waktu.
Dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), kelurahan juga telah menyiapkan program pelatihan yang akan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Setiap RT telah diberikan dana sebesar Rp50 juta untuk mendukung kegiatan tersebut, termasuk pelatihan-pelatihan yang relevan, meski detail pelaksanaannya masih akan dikaji lebih lanjut.
Rahimudin berharap anggaran tahun ini tidak lagi mengalami pemangkasan. “Sudah dua kali terjadi pengurangan anggaran. Kami berharap dana yang tersedia tetap utuh agar semua program bisa terealisasi dengan maksimal,” pungkasnya. (Adv/dk)

















