Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Terkendala Cuaca, Jadwal Etam Begenjoh di Malang 2025 Diundur

232
×

Terkendala Cuaca, Jadwal Etam Begenjoh di Malang 2025 Diundur

Share this article
b2b9e591 a97e 4b88 b42e d149c0018717
Penampilan Musik di Acara Etam Begenjoh
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan perubahan jadwal pelaksanaan event budaya Etam Begenjoh 2025 di Kota Malang. Semula diagendakan berlangsung pada 24 Mei 2025, kegiatan tersebut diundur ke 14 Juni 2025 karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Kepastian itu disampaikan Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi kelancaran pelaksanaan kegiatan yang banyak melibatkan elemen luar ruang.

“Karena pertimbangan cuaca, Etam Begenjoh kita tunda ke pertengahan Juni,” ujarnya Senin (26/5/2025).

Ivan juga memastikan bahwa event serupa bertajuk Eroh Bebaya yang akan digelar di Yogyakarta tetap dilangsungkan sesuai jadwal semula, yakni 28 Juni 2025. Kedua event ini merupakan hasil inisiatif mahasiswa Kukar yang sedang menempuh pendidikan di dua kota besar tersebut.

“Ini bentuk kepedulian dan semangat anak muda Kukar dalam memperkenalkan budaya lokal ke daerah lain. Jadi, baik di Malang maupun Yogyakarta, event ini punya nilai strategis dalam promosi budaya,” kata Ivan.

Dispar Kukar pun menyesuaikan pelaksanaan tahun ini dengan efisiensi anggaran. Ivan menyebut, pihaknya hanya akan mendukung dari sisi produksi panggung, sedangkan urusan penampilan seni diserahkan kepada bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan.

“Bidang Ekraf fokus mengangkat seni pertunjukan Kukar ke luar daerah. Misalnya, melalui program TeTiba yang sukses digelar di Yogyakarta. Untuk Etam Begenjoh dan Eroh Bebaya tahun ini, mereka juga turut menyumbangkan talent,” jelasnya.

Tak hanya Dispar, sejumlah OPD lain juga disiapkan untuk berpartisipasi. Dispora Kukar akan menampilkan permainan tradisional khas Kutai seperti begasing dan besumpit. Diskop-UKM Kukar juga dijadwalkan hadir meski masih dalam proses koordinasi.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kukar belum bisa memastikan keikutsertaannya, disebabkan oleh adanya penyesuaian anggaran di internal dinas. Kendati demikian, Ivan tetap optimistis event ini akan tetap berjalan meriah.

Ia berharap, melalui Etam Begenjoh dan Eroh Bebaya, generasi muda Kukar semakin termotivasi menjadi agen pelestarian budaya daerah sekaligus menjadi duta promosi pariwisata Kukar di tingkat nasional.

“Ini bukan hanya soal pertunjukan, tapi juga ruang ekspresi dan misi mengenalkan Kukar lebih luas lagi ke seluruh Indonesia,” tutupnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *