KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rangkaian kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) khusus bagi tingkat SMP di tahun 2025 ini. Sebanyak 10 kegiatan MGMP dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam berbagai bidang studi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emi Rosana Saleh, menjelaskan bahwa MGMP merupakan forum strategis bagi para guru untuk menyatukan visi sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengajar sesuai dengan bidang masing-masing.
“Forum ini penting untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru,” ujarnya Jumat (25/4/2025).
Saat ini, kegiatan MGMP telah dilaksanakan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, serta Seni dan Prakarya. Kelima bidang ini menjadi fokus awal dalam upaya memperbaiki kualitas pembelajaran di lingkungan SMP se-Kukar.
Emi menambahkan, lima kegiatan MGMP lainnya akan dilaksanakan pada minggu berikutnya. Mata pelajaran yang akan dibahas meliputi Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta Pendidikan Agama.
Selain pelaksanaan MGMP secara langsung, ada tindak lanjut berupa kegiatan lanjutan seperti webinar dan analisis materi pembelajaran. Kegiatan ini juga memanfaatkan portal KBKPI (Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Profil Pelajar Indonesia) sebagai sumber pengembangan materi ajar.
“Kami berharap, dengan adanya MGMP ini, para guru dapat lebih kreatif dalam menyusun metode pembelajaran. Tujuannya agar proses belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif bagi siswa,” ungkap Emi.
Emi juga menekankan pentingnya penguatan karakter dan kompetensi siswa sebagai hasil akhir dari program MGMP ini. Menurutnya, pendidikan yang baik adalah yang mampu membentuk murid menjadi pribadi berkarakter serta memiliki keterampilan sesuai minat dan bakat mereka.
“Dengan komitmen yang kuat, kami berharap program MGMP 2025 dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda Kukar yang unggul dan berdaya saing tinggi.” pungkasnya (adv/dk)

















