Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

SMPN 7 Muara Kaman Jadi Sekolah Rujukan Google Pertama di Indonesia

462
×

SMPN 7 Muara Kaman Jadi Sekolah Rujukan Google Pertama di Indonesia

Share this article
SMP Negeri 7 Muara Kaman Dinobatkan sebagai Sekolah Rujukan Google pertama tingkat SMP se-Indonesia
Example 468x60

SMP Negeri 7 Muara Kaman Dinobatkan sebagai Sekolah Rujukan Google pertama tingkat SMP se-Indonesia.

KUKAR : Prestasi membanggakan diraih Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui SMP Negeri 7 Muara Kaman yang resmi dinobatkan sebagai Sekolah Rujukan Google pertama tingkat SMP se-Indonesia. Penetapan ini dilakukan pada 5 Juni 2025, menjadikan sekolah ini sebagai satu-satunya yang lolos dari 16 kandidat di Kukar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Thauhid Afrilian Noor melalui Plt Kabid SMP, Emy Rosana Saleh, menyebut pencapaian ini patut menjadi sorotan nasional.

“Ini capaian luar biasa, karena tahapan menjadi Sekolah Rujukan Google sangat ketat dan memerlukan kesiapan dari sisi SDM maupun infrastruktur,” jelas Emy Minggu (22/6/2025).

Dari 16 kandidat di Kukar 15 SMP dan satu SD hanya SMPN 7 Muara Kaman yang berhasil lolos. Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan Dinas Pendidikan yang menyediakan sarana seperti perangkat Chromebook, internet berbasis Starlink, dan pelatihan guru-guru untuk mendapatkan sertifikasi Google Certified Educator Level 1 dan 2.

Peran penting juga dilakukan oleh Suwito, seorang coach Google bersertifikasi internasional yang menjadi pembimbing utama sekolah ini. Kutai Kartanegara kini punya satu dari dua coach Google di Kalimantan Timur, dan satu-satunya di Kukar,

Kepala Sekolah SMPN 7 Muara Kaman, Rasian, menceritakan perjuangan sejak awal. Dulu hanya ada dua guru aktif, satu pun belum sarjana. Tapi kami tidak putus asa. Bermula dari mencari mainan belajar untuk anak, kami didorong untuk bergabung dengan ekosistem Google oleh Suwito.

Kini, seluruh guru di SMPN 7 telah bersertifikasi Google Level 1 dan 2, bahkan tiga guru menjadi trainer dan satu sebagai coach.

“Tanggal 5 Juni kemarin kami semua menangis haru. Sekolah pelosok bisa dikenal dunia karena konsistensi dan dukungan luar biasa dari Dinas Pendidikan,” tambah Rasian.

Berkat status ini, jumlah siswa SMPN 7 melonjak drastis dari semula di bawah 50 menjadi lebih dari 150 siswa di tahun ajaran baru. Kukar pun mendapat undangan dari berbagai institusi internasional untuk berbagi praktik baik. (Adv/dk).

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *