Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Seragam Gratis Disambut Positif, SMPN 6 Tenggarong Bagikan Perlengkapan Sekolah kepada 28 Siswa

210
×

Seragam Gratis Disambut Positif, SMPN 6 Tenggarong Bagikan Perlengkapan Sekolah kepada 28 Siswa

Share this article
Kepala SMPN 6 Tenggarong, Dr. James S. Marpaung, M.Pd Senin (10/8/2026), (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Kepala SMPN 6 Tenggarong, Dr. James S. Marpaung, M.Pd Senin (10/8/2026), (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Program seragam gratis yang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat sambutan positif dari sekolah dan orang tua siswa. Program tersebut dinilai membantu meringankan beban orang tua, terutama saat memasuki tahun ajaran baru.

Kepala SMPN 6 Tenggarong, Dr. James S. Marpaung, M.Pd., mengatakan program seragam gratis memberikan manfaat langsung bagi para siswa dan orang tua. Sebab, kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah biasanya menjadi salah satu pengeluaran yang cukup besar saat tahun ajaran baru.

“Seragam gratis yang merupakan salah satu program strategis Bapak Bupati merupakan program yang sangat baik. Kami menyambutnya dengan sangat positif karena sangat membantu para orang tua ketika memasuki tahun ajaran baru,” kata James saat ditemui di SMPN 3 Tenggarong Senin (10/8/2026).

Menurutnya, melalui program tersebut orang tua tidak lagi terbebani dengan biaya pengadaan berbagai kebutuhan sekolah. Selain seragam, sejumlah perlengkapan sekolah juga diberikan kepada siswa.

Di SMPN 6 Tenggarong, bantuan tersebut telah disalurkan kepada seluruh siswa yang menjadi penerima. Tidak ada perbedaan dalam penyaluran sehingga seluruh siswa mendapatkan perlengkapan sesuai dengan jenis yang telah ditetapkan.

“Di sekolah kami, ada 28 siswa yang mendapatkan bantuan. Semuanya kami bagikan tanpa adanya perbedaan,” ujarnya.

James menjelaskan, bantuan yang diberikan terdiri atas seragam umum dan seragam khusus. Seragam umum meliputi pakaian putih biru, pramuka, tas, sepatu, topi, dan dasi. Sementara seragam khusus terdiri atas pakaian olahraga, batik, rompi, serta perlengkapan lainnya sesuai kebutuhan sekolah.

Selain seragam, siswa juga menerima perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis.

James berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, jika memungkinkan, program seragam gratis dapat dipertahankan dan ditingkatkan cakupannya.

“Harapan kami program ini bisa berjalan dengan sukses dan pada tahun-tahun mendatang dapat dipertahankan atau ditingkatkan. Program ini sangat berdampak positif bagi orang tua maupun siswa,” ungkapnya.

Ia mengatakan, respons orang tua terhadap program tersebut juga sangat baik. Saat pihak sekolah berkomunikasi dengan orang tua, banyak yang menyampaikan apresiasi dan rasa terbantu atas program tersebut.

“Mereka sangat senang dan antusias, bahkan berterima kasih kepada Bapak Bupati Dr. Aulia Rahman Basri yang sudah memprogramkannya. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan penyaluran seragam dan perlengkapan sekolah dilakukan melalui mekanisme yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, sumber anggaran berasal dari Disdikbud Kukar, kemudian disalurkan kepada sekolah. Selanjutnya, pihak sekolah melalui koperasi menyalurkan perlengkapan tersebut kepada seluruh peserta didik yang menjadi sasaran program.

“Secara teknis, sumber anggarannya dari Dinas Pendidikan. Nanti kami distribusikan langsung kepada sekolah, kemudian sekolah melalui koperasi mendistribusikannya kepada seluruh peserta didik,” jelas Heriansyah.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama dilakukan secara bertahap. Besaran anggaran yang dialokasikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

“Untuk nominalnya saya perlu melihat rincian terlebih dahulu agar datanya akurat. Karena setiap jenjang berbeda, untuk SD lebih rendah dan PAUD lebih rendah lagi,” ujarnya.

Heriansyah menargetkan seluruh proses penyaluran bantuan seragam dan perlengkapan sekolah dapat diselesaikan dalam satu bulan.

“Targetnya dalam satu bulan ini selesai untuk seluruh siswa baru,” pungkasnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *