Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Program Prioritas Dinas Pendidikan: Dari Sapras Sekolah Hingga Peningkatan SDM Guru

727
×

Program Prioritas Dinas Pendidikan: Dari Sapras Sekolah Hingga Peningkatan SDM Guru

Share this article
tauhid
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini tetap fokus menyelesaikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor pendidikan. Prioritas utama meliputi pemenuhan sarana dan prasarana (sapras) sekolah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah masih menjadi perhatian utama. Selain pembangunan fisik, Disdikbud juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium, perpustakaan, dan alat pembelajaran digital.

“Kami juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui program pelatihan dan bimbingan teknis (BIMTEK).” kata Thauhid Senin (17/3/2025).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadapi tantangan pendidikan modern, termasuk integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah sekolah berbasis digital melalui program “Sekolah Reversi Google.” Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan mampu meningkatkan daya saing di dunia pendidikan.

“Fokus utama lainnya adalah peningkatan literasi dan numerasi di tingkat sekolah dasar (SD). Jika tingkat literasi dan numerasi di jenjang SMP sudah cukup baik, SD masih memerlukan perhatian lebih agar bisa mencapai angka 100 dalam rapor pendidikan.” ujarnya

Hingga saat ini, masih banyak sekolah di Kukar yang memiliki fasilitas belum memadai. Dengan lebih dari 400 SD dan banyaknya SMP, perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Namun, anggaran pendidikan tidak bisa sepenuhnya difokuskan pada pembangunan fisik, melainkan harus seimbang dengan kebutuhan lain seperti pelatihan guru, pengadaan fasilitas pembelajaran, dan operasional sekolah.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari segi infrastruktur, tenaga pengajar, maupun prestasi siswa.” tutupnya. (adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *