Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Program Bantuan Sapras Perikanan untuk Kelompok Nelayan di Kukar Terus Berlanjut

618
×

Program Bantuan Sapras Perikanan untuk Kelompok Nelayan di Kukar Terus Berlanjut

Share this article
Muslik
Example 468x60

KUKAR : Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) akan melanjutkan sejumlah program prioritas di tahun 2025 dengan target realisasi yang lebih optimal dan tepat sasaran. Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung nelayan, baik di sektor budidaya maupun nelayan tangkap.

Salah satu bentuk dukungan DKP adalah melalui program bantuan sarana dan prasarana (sapras) perikanan serta pembinaan kepada kelompok perikanan di Kukar.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan bahwa program prioritas tahun ini masih sejalan dengan tahun sebelumnya, seperti pembangunan Hatchery Integrated Coastal Resources Initiative (HICRI) dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dengan fokus pada penyelesaian proyek sesuai target selama tidak ada kendala efisiensi.

“Yang pasti pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung tetap menjadi prioritas, seperti pembangunan TPI, Balai Benih Ikan (BBI), Unit Pembenihan Rakyat (UPR), serta Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT). Selain itu, alat tangkap ramah lingkungan juga akan dibagikan kepada nelayan dan pembudidaya untuk meningkatkan produktivitas,” jelas Muslik, Selasa (25/2/25).

Selain infrastruktur, program pengentasan kemiskinan tetap menjadi fokus utama, dengan mendukung sarana dan prasarana budidaya serta nelayan. DKP juga menargetkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) agar selesai sebelum tahun 2026.

Muslik menambahkan bahwa pada tahun 2024, target pemberdayaan nelayan dan pembudidaya ikan telah melampaui rencana yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), dengan memfasilitasi sekitar 25 ribu nelayan dan pembudidaya ikan.

Saat ini, jumlah nelayan dan pembudidaya ikan di Kukar mencapai 35 ribu orang, sehingga masih ada sebagian yang belum tersentuh bantuan. Oleh karena itu, pada tahun 2025, DKP berkomitmen untuk memperluas cakupan bantuan agar lebih banyak nelayan yang menerima manfaat.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan pada 2025 dengan harapan bisa semakin mendorong semangat dan produktivitas nelayan Kukar,” ujarnya.

Sementara itu Joko, seorang pembudidaya ikan di Kelurahan Panji, menyambut baik program DKP ini. Menurutnya, bantuan yang diberikan pemerintah sangat membantu kelompok perikanan dalam meningkatkan hasil produksi mereka.

“Tahun lalu, kami mendapat bantuan berupa pakan ikan dan jaring untuk budidaya ikan lele. Semoga tahun ini program bantuan tetap berjalan, karena sangat bermanfaat bagi kami,” pungkasnya. (adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *