KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui sinergi berbagai pihak, termasuk organisasi nonstruktural seperti PP PAUD (Pengurus Penyelenggara PAUD). Meskipun berdiri di luar struktur kedinasan, PP PAUD berperan penting dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kukar.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa PP PAUD merupakan organisasi independen yang secara aktif membantu pelaksanaan program PAUD.
“Struktur pengurus biasanya diisi oleh istri pejabat struktural, seperti istri Sekda di tingkat kabupaten dan istri Sekcam di tingkat kecamatan,” ujarnya Minggu (11/5/2025).
Saat ini, Disdikbud Kukar bersama para pemangku kepentingan sedang mempersiapkan proses pelantikan pengurus PP PAUD di tingkat kecamatan. Namun, agenda tersebut masih menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang mengalami realokasi, sehingga jadwal pastinya masih dalam tahap penyesuaian.
Pujianto menambahkan bahwa PP PAUD di tingkat kabupaten telah terbentuk dan aktif. Dalam waktu dekat, pengurus kabupaten akan berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PP PAUD yang akan digelar di Jakarta.
“Kukar rencananya akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kegiatan nasional ini,” katanya.
Lebih lanjut, Pujianto membedakan antara peran PP PAUD dan Bunda PAUD. Jika Bunda PAUD berfungsi lebih kepada pembinaan moral dan simbolik, maka PP PAUD berperan langsung dalam mendampingi dan mengorganisir lembaga penyelenggara PAUD seperti yayasan dan lembaga swasta.
Organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan anak usia dini. Dengan adanya dukungan langsung dari para penyelenggara, efektivitas program PAUD di Kukar akan semakin meningkat.
Pendidikan anak usia dini saat ini menjadi prioritas pembangunan sumber daya manusia di Kukar. Karenanya, pelaksanaannya juga didukung lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, DPMD, Dukcapil, UPT, DP3A, dan DP2KB.
“Kolaborasi ini penting agar pengelolaan PAUD berjalan secara holistik dan integratif,” tegas Pujianto.
Sementara itu, Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat pembentukan pengurus PP PAUD di tingkat kecamatan. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kecamatan Kota Bangun Darat pada Jumat (9/5/2025) itu dihadiri oleh Sekcam, Kasi Kesos, Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pokja 2, dan Bunda PAUD Kecamatan.
“Pembentukan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan peran strategis dalam pengembangan layanan PAUD di wilayah kami. Kami berharap program-program ke depan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Kecamatan Kota Bangun Darat,” pungkasnya. Adv/dk)

















