Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Poros Penghubung Kenohan–Kota Bangun Berlumpur dan Rusak Parah

244
×

Poros Penghubung Kenohan–Kota Bangun Berlumpur dan Rusak Parah

Share this article
Kondisi Jalan poros penghubung Kecamatan Kenohan dan Kecamatan Kota Bangun. (Istimewa)
Kondisi Jalan poros penghubung Kecamatan Kenohan dan Kecamatan Kota Bangun. (Istimewa)
Example 468x60

KUKAR : Jalan poros penghubung Kecamatan Kenohan dan Kecamatan Kota Bangun mengalami kerusakan parah, hingga menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Kondisi jalan yang berlumpur dan dipenuhi lubang membuat kendaraan kesulitan melintas, bahkan tak sedikit yang terjebak di kubangan lumpur.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi lalu lintas sempat tersendat cukup lama. Sejumlah pengendara terpaksa turun tangan membantu mendorong mobil dan truk yang terjebak di kubangan lumpur.

Situasi semakin memburuk akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Permukaan jalan tanah yang sebelumnya sudah rusak berubah menjadi lumpur tebal dan licin.

Kondisi ini tidak hanya memperlambat arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko tergelincir dan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat.

Salah satu warga, Mamat, yang hendak menuju Desa Semayang mengatakan meski ruas jalan rusak tidak terlalu panjang, terdapat dua titik dengan kondisi paling parah. Lokasi tersebut berada di wilayah Desa Sekampar, Kecamatan Kenohan, tepatnya dekat simpang masuk Desa Semayang.

“Saya melintas sore tadi sekitar jam 4, ada mobil truk terbalik,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, antrean kendaraan sudah terjadi sejak pagi hingga sore hari. Banyak kendaraan roda empat maupun truk bermuatan berat terpaksa berhenti dan menunggu giliran untuk melintas secara perlahan di titik kerusakan terparah.

Ia menambahkan, selain faktor kontur tanah yang relatif lembek serta kondisi cuaca yang tidak menentu, tingginya intensitas kendaraan bermuatan besar seperti truk pengangkut kelapa sawit diduga turut mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau hujan turun, jalan langsung jadi lumpur. Truk-truk besar lewat terus, jadi makin dalam dan susah dilewati,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan, setidaknya perbaikan sementara seperti penimbunan atau pengerasan di titik-titik kritis.

Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin meluas dan menghambat aktivitas ekonomi serta akses transportasi antar kecamatan.

Jalan poros Kenohan–Kota Bangun sendiri merupakan jalur vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil perkebunan. Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya keselamatan pengendara yang terancam, namun juga roda perekonomian masyarakat setempat dapat terdampak signifikan. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *