Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Pertanian Jadi Andalan: Desa Kota Bangun III Kukar Dorong Kemandirian Pangan Lewat Optimalisasi Lahan Sawah

332
×

Pertanian Jadi Andalan: Desa Kota Bangun III Kukar Dorong Kemandirian Pangan Lewat Optimalisasi Lahan Sawah

Share this article
pertanian
Example 468x60

KUKAR : Desa Kota Bangun III di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) komitmen untuk terus melakukan pengembangan pada sektor pertanian dalam arti luas. Meskipun saat ini sektor pertanian di desa tersebut masih didominasi oleh persawahan, khususnya tanaman padi, namun geliat diversifikasi ke sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, mulai terlihat.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 225 hektare lahan sawah di wilayah desanya. Namun, dari jumlah tersebut, yang aktif tergarap baru sekitar 115 hektare.

“Salah satu kendala utama yang kami hadapi adalah akses jalan menuju lahan. Banyak petani kesulitan menjangkau sawah mereka, sehingga lahan yang tersedia belum dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Lilik Kamis (24/4/2025).

Upaya untuk mengatasi kendala tersebut tengah digalakkan. Pemerintah desa bersama pihak terkait kini fokus pada perbaikan infrastruktur pertanian, terutama jalan akses dan sistem irigasi.

“Kami mendapat dukungan dari program pemerintah, karena pertanian memang menjadi salah satu fokus dalam ketahanan pangan desa. Perbaikan akses jalan dan pengelolaan irigasi menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Saat ini, petani di Desa Kota Bangun III masih mengandalkan sistem tadah hujan dalam mengolah sawah, sehingga frekuensi panen hanya bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Meski demikian, potensi hasil panen disebut cukup besar jika seluruh lahan dapat digarap secara maksimal dan didukung dengan teknologi serta infrastruktur yang memadai.

Terkait jumlah hasil panen, Lilik mengakui bahwa belum ada data pasti yang dapat dijadikan patokan. Namun, ia optimistis ke depan produksi padi di desanya bisa ditingkatkan secara signifikan.

“Kalau lahan bisa digarap semua dan irigasi diperbaiki, kami yakin kebutuhan beras warga bisa dipenuhi dari hasil produksi sendiri. Tidak perlu lagi bergantung pada pasokan dari luar desa,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan harapan besar agar sektor pertanian di desanya bisa menjadi kekuatan ekonomi utama. Menurutnya, kemandirian pangan bukan hanya soal swasembada beras, tetapi juga soal meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dengan luas wilayah yang cukup besar dan potensi lahan yang produktif, Desa Kota Bangun III dipandang memiliki peluang besar untuk menjadi sentra pertanian unggulan di Kukar.

“Kami ingin Desa Kota Bangun III menjadi desa yang mandiri secara pangan dan kuat secara ekonomi. Pertanian adalah pintu masuk menuju cita-cita itu,” ungkapnya.

Ke depan, program pelatihan petani, bantuan alat pertanian, serta pendampingan teknis diharapkan dapat terus ditingkatkan, seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Kami optimistis bahwa langkah-langkah strategis yang diambil saat ini akan membuahkan hasil dalam beberapa tahun mendatang, menjadikan Desa Kota Bangun III sebagai contoh sukses pembangunan pertanian berbasis desa.” pungkasnya. (adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *