KUKAR : Guna meningkatkan pemahaman terkait jenjang karier dan jabatan fungsional di dunia pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi formasi jabatan fungsional bagi guru, pengawas, penilik, dan pamong belajar. Kegiatan ini digelar di Hotel Grand Fatma Tenggarong pada Kamis (22/5/2025) dan akan berlangsung selama dua hari.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah awal untuk mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi dinamika dan tuntutan profesi ke depan.
“Sosialisasi ini sangat penting agar para guru, pengawas, dan penilik memahami struktur jabatan fungsional yang berlaku, serta memiliki kesiapan untuk naik ke jenjang berikutnya sesuai kompetensi mereka,” ucapnya.
Kegiatan ini menyasar tenaga kependidikan dari tingkat SD, dengan peserta yang berasal dari 18 kecamatan di Kukar. Dari total 20 kecamatan di wilayah administratif Kukar, sebagian besar telah mengirimkan perwakilan. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 372 orang, dibagi dalam dua tahap pelaksanaan karena keterbatasan ruangan.

“Hari ini dihadiri sekitar 186 orang. Sisanya akan mengikuti kegiatan pada sesi selanjutnya. Dengan dua tahap ini, suasana belajar tetap kondusif dan efektif,” jelas Joko.
Disdikbud Kukar menilai bahwa pemahaman terhadap jabatan fungsional sangat penting dalam upaya reformasi birokrasi dan peningkatan mutu pelayanan pendidikan. Jabatan seperti guru, pengawas, penilik, hingga pamong belajar memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengembangan pendidikan di tingkat dasar.
Lebih lanjut, Joko menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan respons terhadap kebijakan nasional yang menekankan penguatan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
“Pemerintah pusat mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Maka, kami pun di daerah terus berupaya memfasilitasi hal itu,” katanya.
Selain pemaparan teknis mengenai formasi jabatan, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, khususnya terkait peluang pengembangan karier di sektor pendidikan.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap para tenaga pendidik di wilayahnya dapat lebih siap dan terarah dalam meniti karier, sekaligus turut andil dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih profesional dan berkualitas.” pungkasnya (Adv/dk)

















