Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Pendamping UMKM Siap Hadir di Kukar, Bantu Pelaku Usaha Hindari Calo dan Perizinan Mahal

420
×

Pendamping UMKM Siap Hadir di Kukar, Bantu Pelaku Usaha Hindari Calo dan Perizinan Mahal

Share this article
52b90a4d f1b4 412c 9bdc 1e1780a6eccb
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan UMKM, Fathul Alamin
Example 468x60

KUKAR : Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal mendapatkan akses layanan usaha yang lebih dekat dan efisien. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kukar tengah menyiapkan program penempatan pendamping UMKM di tujuh kecamatan untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil di daerah tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan UMKM, Fathul Alamin, mengungkapkan bahwa proses pembentukan tim seleksi pendamping sedang berlangsung.

“Kami sedang menyusun edaran dan teknis seleksi. Targetnya, pendaftaran pendamping UMKM bisa dibuka sebelum Lebaran,” ujarnya pada Jumat (28/03/2025).

Keberadaan pendamping UMKM ini diharapkan dapat meminimalisir praktik perantara yang kerap membebani pelaku usaha dengan biaya tinggi. Banyak ditemukan oknum yang menawarkan jasa pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga izin usaha lainnya dengan biaya yang seharusnya bisa diperoleh secara gratis.

“Pendamping akan memastikan bahwa pelaku usaha mendapatkan layanan sesuai prosedur tanpa biaya tambahan yang tidak seharusnya ada,” tegas Fathul.

Para pendamping nantinya akan ditempatkan di tujuh kecamatan, yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Janan, Kota Bangun Darat, Kembang Janggut, Anggana, dan Muara Jawa. Mereka akan bertugas di klinik UMKM yang telah dipersiapkan agar pelaku usaha bisa mengakses layanan lebih mudah tanpa harus datang ke kantor DiskopUKM di Tenggarong.

Selain membantu legalitas usaha, pendamping UMKM juga akan berperan dalam memberikan konsultasi bisnis, pendampingan pemasaran, serta pelatihan bagi pelaku usaha. Mereka juga akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memperbarui data UMKM, sehingga kebijakan yang dibuat bisa lebih tepat sasaran.

Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM di Kukar dapat berkembang lebih pesat, mendapatkan bimbingan yang tepat, serta terhindar dari praktik perizinan ilegal yang sering merugikan.

“Dan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan pelaku usaha kecil agar semakin mandiri dan kompetitif di pasar.” tutupnya (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *