BALIKPAPAN: Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan bersama beberapa kepala daerah di Kalimantan Timur mendapatkan fasilitasi dari Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, untuk bertemu langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo pada hari Rabu, 8 Oktober 2025 di Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam upaya mempercepat penanganan banjir dan peningkatan pelayanan air bersih di Balikpapan.
“Beberapa kepala daerah seperti dari Balikpapan, Samarinda, dan Penajam Paser Utara difasilitasi oleh Pak Budi Satrio untuk bertemu dengan Kementerian PU. Ini langkah yang sangat baik karena beliau juga perwakilan Kaltim di DPR RI,” ujar Bagus Susetyo kepada Dutakaltimnews.com, pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, di Ruang Kerjanya.
Bagus menjelaskan, saat ini tidak ada anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur yang duduk di Komisi V, yang merupakan mitra kerja Kementerian PUPR. Karena itu, inisiatif Budisatrio dinilai sangat strategis untuk memastikan aspirasi pembangunan infrastruktur di Kaltim tetap tersampaikan.
“Dari sepuluh anggota DPR RI asal Kaltim, tidak ada yang berada di Komisi V. Jadi, langkah Pak Budi untuk menjembatani komunikasi ini sangat berarti bagi kami di daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bagus menyebut Pemkot Balikpapan telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) terkait program prioritas, termasuk penanganan banjir dan proyek peningkatan layanan air bersih. Salah satu rencana strategis yang tengah dibahas adalah pembangunan sistem intake Mahakam atau SPAM regional yang akan mengalir dari Mahakam–Semoi–Sepaku hingga ke Manggar.
“Kekurangan kapasitas air bersih sekitar 1.000 liter per detik mudah-mudahan bisa kami atasi pada periode ini. Ini juga menjadi bagian dari janji kami bersama Pak Wali Kota untuk menuntaskan persoalan banjir dan air bersih di Balikpapan,” tegasnya.
Pemerintah Kota berharap dukungan legislatif dan kementerian dapat mempercepat realisasi proyek-proyek strategis tersebut, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.(las)

















