KUKAR : Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang menetapkan sejumlah program prioritas tahun ini, dengan fokus utama pada ketahanan pangan, pengembangan ekonomi desa, dan sektor agrowisata.
Kepala Desa Suka Maju, Kuswara, mengatakan bahwa kebijakan anggaran desa tetap mengacu pada regulasi nasional. Sumber dana mencakup Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD), Bantuan Keuangan (Bankeu), serta kontribusi dari pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Salah satu program wajib yang kami jalankan adalah ketahanan pangan. Tahun lalu, kami mengelola sapi secara bergilir, di mana satu kelompok tani bertanggung jawab mengelolanya sebelum dialihkan ke kelompok berikutnya. Jika ada kelompok yang belum siap, sapi tetap berada di kelompok sebelumnya hingga siap dipindahkan,” ujar Kuswara, Senin (10/3/2025).
Program ini terus dievaluasi, terutama terkait peremajaan ternak, mengingat sapi memiliki masa produktif tertentu.
Selain ketahanan pangan, Desa Suka Maju juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini, pemerintah desa menjalin kerja sama dengan Indogrosir dan beberapa perusahaan lain untuk pengadaan parcel barang. Surat permohonan kerja sama telah dikirimkan, dan meski belum ada keputusan final, desa telah menerima tanggapan positif dari pihak terkait.
Di sektor pariwisata, desa memiliki potensi besar dalam pengembangan agrowisata. Kuswara menyebut pemerintah desa bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang diketuai oleh Pak Eko untuk mengembangkan wisata air terjun di wilayah selatan-timur desa, tepatnya di RT 1.
“Kami merancang paket agrowisata yang mencakup wisata kelulut, air terjun, serta promosi UMKM lokal. Beberapa komunitas, termasuk dari Samarinda, telah berkunjung dengan jumlah peserta sekitar 23 hingga 35 orang per kelompok,” jelasnya.
Pemerintah Desa Suka Maju berharap program-program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami optimistis program ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” tutup Kuswara. (Adv/dk)

















