Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Pemerataan Pendidikan di Kembang Janggut, SKB jadi Langkah Nyata Tingkatkan Akses Belajar Warga

313
×

Pemerataan Pendidikan di Kembang Janggut, SKB jadi Langkah Nyata Tingkatkan Akses Belajar Warga

Share this article
Bangunan Sekolahan di Kukar (and/dutakaltimnews.com)
Bangunan Sekolahan di Kukar (and/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu bukti nyata adalah hadirnya Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang rampung dibangun pada 2024 dan resmi mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025.

Plt. Camat Kembang Janggut, Suhartono, mengatakan, keberadaan SKB menjadi solusi bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dasar maupun menengah pertama. Melalui SKB, warga kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus terkendala usia atau keterbatasan biaya.

“SKB sudah mulai beroperasi tahun ini dan membuka penerimaan siswa. Program ini diperuntukkan bagi warga yang belum menamatkan pendidikan SD hingga SMP,” ujar Suhartono, Senin (20/10/2025).

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait keterbatasan tenaga pendidik. Berdasarkan informasi dari UPT Layanan Pendidikan, beberapa sekolah dasar di wilayah tersebut masih kekurangan guru. Bahkan, ada kepala sekolah yang terpaksa merangkap tugas di dua sekolah sekaligus karena distribusi tenaga pengajar yang belum merata.

“Kondisi ini menjadi perhatian kami agar kualitas pendidikan di Kembang Janggut tidak menurun. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Selain persoalan tenaga pendidik, infrastruktur pendidikan di wilayah pedalaman juga menjadi sorotan. Menurut Suhartono, masih terdapat sejumlah ruang kelas di desa-desa terpencil yang kondisinya kurang layak digunakan, sehingga perlu mendapat prioritas dalam program pembangunan pendidikan mendatang.

“Pembangunan selama ini lebih banyak terfokus di sekitar pusat kecamatan. Sementara di beberapa desa, masih ada lokal sekolah yang kondisinya memprihatinkan,” terangnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, pihak kecamatan bertekad untuk terus memperjuangkan pemerataan pendidikan. Melalui kerja sama dengan Disdikbud Kukar, pemerintah kecamatan berupaya agar peningkatan kualitas guru dan perbaikan sarana pendidikan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami berharap perhatian terhadap pendidikan di Kembang Janggut bisa terus ditingkatkan, baik dari sisi tenaga pengajar maupun fasilitas sekolah. Dengan begitu, seluruh anak di kecamatan ini memiliki kesempatan belajar yang sama,” tutup Suhartono. (adv/and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *