KUKAR – Pemerintah Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mengembangkan objek wisata Pantai Biru. Dukungan ini mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendukung, termasuk dua unit banana boats.

Kepala Desa Kersik, Jumadi, mengatakan bahwa pengembangan Pantai Biru telah berlangsung dengan pembangunan gazebo, tempat duduk, dan penyediaan wifi gratis. Harapannya, ini akan meningkatkan daya tarik pengunjung, terutama pada hari Sabtu dan Minggu yang biasanya ramai.
Tiket masuk untuk pengunjung adalah Rp 5.000 per motor dan Rp 15.000 per mobil pada hari Sabtu dan Minggu, sementara pada hari biasa gratis. Jumadi menjelaskan bahwa pemerintah desa bersama Dispar Kukar terus berupaya dalam pengembangan Pantai Biru.
“Desa Kersik juga telah membentuk Pokdarwis (Pokok Pikiran Pemandu Wisata) dan melakukan berbagai pembangunan, seperti pembatas pantai untuk menangani abrasi dan perbaikan jalan. Meskipun Pantai Biru memiliki luas pantai sepanjang 2 kilometer, baru sekitar 300 meter yang dikelola sebagai tempat pariwisata.”papar Jumadi
Jumadi menekankan fokus pada pembangunan infrastruktur, penanganan abrasi, pengelolaan dan penataan tempat, serta pengembangan UMKM di sekitar Pantai Biru. Rencananya, akan dibuat Peraturan Desa (Perdes) terkait retribusi bagi pedagang, sementara pedagang saat ini masih dapat berjualan secara gratis.
Desa Kersik juga berencana mengembangkan potensi wisata selam di Pantai Biru dengan bekerjasama dengan Universitas Mulawarman (Unmul). Selain itu, mereka berupaya melestarikan batu karang di laut Marangkayu yang memiliki beragam potensi wisata.
“Kami berharap kedepan mendapatkan dukungan lebih lanjut dari pemerintah kabupaten dan pihak swasta guna mengoptimalkan pengembangan Pantai Biru sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.” tutupnya .(adv/dk1)

















