Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Ogoh-Ogoh di Kukar: Peluang bagi UMKM dan Wisata Lokal

519
×

Ogoh-Ogoh di Kukar: Peluang bagi UMKM dan Wisata Lokal

Share this article
Ogoh Ogoh
Example 468x60

KUKAR : Perayaan arak-arakan Ogoh-Ogoh yang akan digelar di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Jumat (28/03/2025) bukan sekadar ritual keagamaan. Di balik kemeriahan budaya dan spiritualitasnya, acara ini menjadi peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta industri pariwisata lokal.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyiapkan zona kuliner khas Bali dan Kutai, serta stan khusus bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka. Langkah ini bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.

“Event ini tidak hanya memperkenalkan budaya Bali, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga lokal. Kami berharap pengunjung bisa menikmati kuliner khas serta membeli produk UMKM yang telah disiapkan,” ujar Ahmad Ivan, Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Rabu (26/03/2025).

Dengan ribuan orang diprediksi hadir, acara ini menjadi kesempatan emas bagi pedagang makanan, pengrajin, dan usaha kecil lainnya untuk meningkatkan pendapatan mereka. Dari jajanan tradisional hingga suvenir khas, para pelaku UMKM di Kukar diharapkan dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.

Tak hanya sektor ekonomi, arak-arakan Ogoh-Ogoh juga diharapkan menjadi daya tarik wisata baru di Kukar. Promosi gencar yang dilakukan melalui media sosial dan kerja sama dengan komunitas wisata bertujuan untuk menarik wisatawan dari luar daerah.

“Kami ingin menjadikan Ogoh-Ogoh sebagai event tahunan yang dapat menarik lebih banyak wisatawan. Dengan semakin dikenalnya acara ini, ekonomi lokal juga akan terus berkembang,” tambah Ahmad Ivan.

Keunikan prosesi arak-arakan Ogoh-Ogoh, lengkap dengan patung Bhuta Kala raksasa yang diarak sebelum dibakar, iringan gamelan, serta tarian khas Bali, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang autentik.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Ogoh-Ogoh di Kukar kini menjadi simbol sinergi antara budaya, ekonomi, dan pariwisata.

Ahmad Ivan berharap partisipasi masyarakat dalam acara ini tidak hanya sebatas sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam melestarikan tradisi dan menggerakkan roda ekonomi daerah.

“Kegiatan ini adalah bukti bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi. Kami berharap event ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kukar,” pungkasnya.(adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *