KUKAR – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kutai Kartanegara terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dilihat dari tran masyarakat yang mengurus di MPP semakin hari terus meningkat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Noor, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap keberadaan MPP sangat tinggi, dengan jumlah pengunjung harian mencapai 200 hingga 300 orang, bahkan bisa menembus 500 orang pada hari-hari tertentu.
“Setiap hari selalu ada masyarakat yang datang, terutama untuk mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipil,” ujar Alfian, Rabu (11/7/2025).
Ia menjelaskan, tidak semua MPP di Indonesia menyediakan layanan administrasi kependudukan secara lengkap. Namun di MPP Kukar, seluruh 26 layanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah tersedia dan dilayani secara penuh. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya dari wilayah-wilayah yang jauh.
Perluasan juga dilakukan pada layanan keimigrasian yang sebelumnya hanya tersedia setiap Rabu, kini dibuka dua kali dalam seminggu, yakni setiap Senin dan Rabu. Layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) juga telah dipindahkan sepenuhnya ke MPP dari sebelumnya diarahkan ke Satlantas.
“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh instansi vertikal, seperti kepolisian dan imigrasi. Sinergi ini membuat pelayanan publik lebih optimal,” ucap Alfian.
Keberhasilan MPP Kukar bahkan mendapat apresiasi dari Kementerian Hukum dan HAM yang menganugerahi predikat MPP Ramah Disabilitas pada tahun 2024. Hal ini berkat tersedianya berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan warga berkebutuhan khusus.
Meski demikian, Alfian juga mengakui masih ada tantangan, khususnya dalam pelayanan perpajakan yang saat ini hanya tersedia sekali seminggu. Kondisi ini disebabkan efisiensi dari pihak Kantor Pajak Samarinda. Ia berharap waktu operasional bisa ditingkatkan agar pelayanan lebih maksimal, terutama bagi warga dari daerah hulu Mahakam yang menempuh perjalanan jauh.
Sebagai bagian dari komitmen visi-misi “Kukar Idaman Terbaik,” Pemkab Kukar tengah merancang pembentukan Mini MPP di tingkat kecamatan. Untuk tahap awal, layanan administrasi kependudukan akan diprioritaskan bisa dilayani langsung, sedangkan layanan seperti imigrasi dan perpajakan akan menggunakan sistem administrasi berbasis pengiriman berkas ke MPP kabupaten.
“Inovasi lain yang kami kembangkan adalah aplikasi Metaverse, memungkinkan masyarakat ‘mengunjungi’ MPP secara virtual melalui avatar. Uji coba sudah dilakukan, dan sistem ini bisa diakses asalkan tersedia perangkat Android dan jaringan internet,” jelas Alfian.
Dengan berbagai inovasi dan penguatan pelayanan, DPMPTSP Kukar berharap MPP dapat menjadi model pelayanan publik modern yang inklusif, efisien, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok. (Adv/dk)

















