BALIKPAPAN: Kawasan pesisir Pantai Balikpapan kembali menjadi magnet utama warga dan wisatawan dalam menyambut Tahun Baru 2026. Meski kondisi cuaca mendung, pada Kamis (1/1/2026), antusiasme pengunjung di Pantai Manggar Segara Sari tetap tinggi sejak pagi.
Cuaca yang lebih sejuk justru menghadirkan nuansa liburan yang berbeda. Pantai tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang kebersamaan bagi keluarga dan kerabat, untuk mengawali tahun dengan suasana santai dan penuh kehangatan.
Pantauan di lapangan, pengunjung memadati kawasan pantai tidak hanya dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan, tetapi juga dari luar daerah. Aktivitas sederhana seperti berjalan menyusuri bibir pantai, bermain air di tepian laut, hingga duduk menikmati angin laut menjadi pilihan wisata di Pantai Manggar.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menilai tingginya kunjungan tersebut menunjukkan pentingnya ruang wisata terbuka bagi masyarakat.
“Pantai Balikpapan bukan hanya soal pemandangan, tetapi juga ruang berkumpul yang menghadirkan kebersamaan dan pengalaman berharga bagi keluarga,” ujarnya.
Ratih menjelaskan, pemerintah kota terus berupaya menjaga kualitas kawasan wisata pesisir, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga kenyamanan fasilitas umum. Sejak pagi hari, petugas kebersihan, pengamanan, serta kelompok sadar wisata telah disiagakan untuk memastikan aktivitas pengunjung berjalan aman dan nyaman.
“Kami berharap setiap pengunjung pulang membawa kesan baik, bukan hanya dari alamnya, tetapi juga dari pelayanan yang kami berikan,” tambahnya.
Libur tahun baru juga memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang musiman. Sepanjang jalur pantai, lapak-lapak sederhana menjajakan kopi panas, teh hangat, makanan ringan, mi instan, hingga mainan anak-anak. Banyak pedagang mengaku penjualannya meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.
Meski suasana berlangsung kondusif, petugas tetap mengimbau pengunjung agar berhati-hati, terutama saat bermain air. Kondisi gelombang yang sedikit lebih tinggi akibat cuaca menjadi perhatian utama, dan orang tua diminta mengawasi anak-anak dengan ketat.
Ratih menegaskan bahwa keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama. “Kami ingin perayaan tahun baru menjadi momen bahagia sekaligus aman bagi semua,” katanya.
Sejalan dengan imbauan Pemerintah Kota Balikpapan untuk merayakan tahun baru secara positif, suasana tersebut juga terasa di kawasan pantai. Sejumlah kelompok terlihat duduk bersama, berbincang santai, bahkan berdoa sebelum menikmati waktu bersama keluarga.
Pantai Balikpapan pun kembali menegaskan perannya bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang publik yang menyatukan kebersamaan, kehangatan keluarga, dan harapan baru di awal tahun 2026.(las)

















