Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Kukar Kembangkan Seni Pertunjukan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

340
×

Kukar Kembangkan Seni Pertunjukan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Share this article
a07fa9a6 7cb6 44f6 ad8f 6346b8dc0867
Festival Kota Raja
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menguatkan peran seni dan budaya dalam mendorong sektor pariwisata daerah. Melalui Dinas Pariwisata, Kukar memfokuskan diri pada pengembangan seni pertunjukan serta strategi pemasaran berbasis kekayaan budaya lokal yang tersebar di seluruh penjuru wilayah.

Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Kukar, Zikri Umulda, mengatakan bahwa wilayah Kukar memiliki landskap budaya yang sangat beragam, mulai dari daerah pesisir yang kental dengan budaya Bugis hingga wilayah hulu yang sarat tradisi khas Dayak dan lokal lainnya.

“Sudah pasti di daerah pesisir banyak kebudayaan yang berkembang, karena sebagian besar penduduknya berasal dari etnis Bugis. Di daerah hulu, kita juga melihat keberagaman budaya dan seni pertunjukan yang sangat kaya,” ujar Zikri, Jumat (23/5/2025).

Keberagaman ini menjadi modal kuat dalam merancang program unggulan seni budaya Kukar. Namun, pemilihan seni pertunjukan yang akan diusung sebagai ikon daerah masih dalam tahap pembahasan dan akan diputuskan melalui forum rapat kerja bidang pariwisata.

“Ini bukan keputusan sepihak. Kami ingin melibatkan semua pemangku kepentingan seniman, tokoh adat, hingga aparat kecamatan agar program yang dihasilkan benar-benar mencerminkan identitas dan aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, strategi promosi budaya Kukar juga akan diperkuat. Dinas Pariwisata akan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, dari media konvensional hingga platform digital, guna memperluas jangkauan promosi dan menjangkau pasar wisata yang lebih luas.

“Kita hidup di era digital, jadi potensi lokal ini harus bisa dikemas dan dipasarkan secara kreatif. Budaya tidak cukup dilestarikan, tapi juga harus dikenalkan secara menarik,” tambah Zikri.

Langkah ini sekaligus bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya pelaku seni dan usaha mikro di sekitar destinasi wisata. Dengan keterlibatan komunitas lokal, pengembangan wisata tidak hanya akan lebih otentik, tapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Zikri menekankan bahwa setiap wilayah memiliki ciri khas yang unik, sehingga strategi yang digunakan pun harus fleksibel dan menyesuaikan dengan konteks lokal.

“Apa yang cocok di pesisir, belum tentu cocok di hulu. Maka pendekatannya harus kontekstual dan tidak bisa disamaratakan,” tuturnya.

Dengan kombinasi pembinaan seni, pelibatan masyarakat, dan pemasaran strategis, Kukar optimistis dapat membangun pariwisata budaya yang berdaya saing tinggi, memperkuat identitas lokal, dan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *