BALIKPAPAN: Komisi IV DPRD Kota Balikpapan berkomitmen mendukung percepatan pembangunan fasilitas publik di wilayah Balikpapan Timur. Hal ini disampaikan saat melakukan peninjauan langsung ke proyek pembangunan SDN 022 Kelurahan Manggar dan Puskesmas Kelurahan Sepinggan Baru, Senin (13/10/2025).
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mengapresiasi progres pembangunan dua fasilitas penting tersebut yang kini berjalan sesuai rencana. Ia menyebut, pembangunan SDN 022 sudah mencapai 53 persen, sementara Puskesmas Sepinggan Baru mencapai 43 persen.
“Kami melihat progresnya cukup baik. Semoga Desember 2025 sesuai jadwal sudah bisa rampung. Kontraktor juga menyampaikan tidak ada kendala berarti di lapangan,” ujarnya usai peninjauan
Gasali menjelaskan, pembangunan SDN 022 menjadi perhatian utama karena sudah tiga tahun murid-murid sekolah tersebut harus menumpang belajar di SDN 012 dan SDN 005 akibat belum tersedianya bangunan sekolah sendiri.
“Harapan kami, Desember nanti rampung sehingga saat tahun ajaran baru Januari 2026, anak-anak sudah bisa kembali ke sekolah mereka sendiri,” jelasnya.
Bangunan sekolah yang menelan anggaran sekitar Rp16 miliar ini akan memiliki delapan ruang belajar baru yang siap digunakan untuk siswa kelas 1 hingga 3. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan disebut telah menyiapkan seluruh kebutuhan penunjang, termasuk tenaga pengajar dan sarana belajar.
Selain sektor pendidikan, Komisi IV juga memantau progres pembangunan Puskesmas Sepinggan Baru yang menghabiskan anggaran sekitar Rp15 miliar.
Puskesmas ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Timur yang terus berkembang pesat. “Pekerjaan struktur dan atap sudah selesai. Kalau cuaca mendukung dan progres tetap lancar, kami yakin bisa selesai sesuai target akhir tahun,” kata Gasali optimis.
Ia menambahkan, penyelesaian dua proyek ini akan berkontribusi besar pada peningkatan serapan anggaran 2025, sekaligus memperkuat pemerataan layanan publik di seluruh wilayah kota.
Gasali menegaskan, peninjauan ini juga bertujuan, untuk memberi semangat kepada kontraktor dan konsultan pengawas agar menjaga kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. “Kami ingin semua berjalan lancar agar masyarakat segera merasakan manfaatnya. Targetnya Desember nanti sudah clear semua,” tegasnya.
Progres yang cukup menggembirakan, DPRD optimistis bahwa pemerataan pembangunan di Balikpapan Timur akan terus meningkat, tidak hanya di sektor infrastruktur, tetapi juga pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.(las)

















