Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Kodam VI/Mulawarman Kerahkan 310 Prajurit dan Alat Berat, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh

145
×

Kodam VI/Mulawarman Kerahkan 310 Prajurit dan Alat Berat, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh

Share this article
0d8c66f0 1fa2 4f78 9584 1013660b0f2a
Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono saat melepas keberangkatan ratusan prajurit beserta alat berat, untuk mempercepat penanganan pascabencana alam di Provinsi Aceh, di Pelabuhan Semayang, pada hari Selasa (30/12/2025).(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Kodam VI/Mulawarman menunjukkan komitmen kuat dalam misi kemanusiaan dengan mengerahkan ratusan prajurit beserta alat berat, untuk mempercepat penanganan pascabencana alam di Provinsi Aceh. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat di tengah situasi darurat.

Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur cukup besar.

“Kami mendoakan agar kondisi di wilayah terdampak segera pulih. Dalam situasi seperti ini, TNI Angkatan Darat akan selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga sebagai wujud pengabdian dan kepedulian nyata kepada rakyat,” ujar Pangdam saat melepas keberangkatan pasukan, di Pelabuhan Semayang, pada hari Selasa (30/12/2025).

Sebagai tindak lanjut, Kodam VI/Mulawarman menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/Ananta Dharma sebagai satuan utama dalam Satuan Tugas (Satgas) Perbantuan Penanganan Pascabencana di Aceh. Sebanyak 215 personel Yonzipur 17 diberangkatkan menggunakan KRI Surabaya 591 dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Satgas ini diperkuat dengan 95 personel Bantuan Penugasan dari Yonzipur 6/Satya Digdaya Kodam XII/Tanjungpura, sehingga total kekuatan yang diterjunkan mencapai 310 personel.

Fokus Tugas di Aceh Utara
Satgas akan melaksanakan tugas di Kabupaten Aceh Utara, salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan paling signifikan. Berdasarkan data di lapangan, bencana menyebabkan dua jembatan putus di Desa Panton, Kecamatan Nisam, dan Desa Keudrupung Kalih, Kecamatan Muara Batu, serta 39 titik jalan terputus di Kecamatan Sawang dan Muara Batu.

Adapun sasaran utama Satgas meliputi pemulihan jalan dan jembatan, pembersihan material longsor berupa tanah dan lumpur, serta berbagai tugas kemanusiaan lainnya. Satgas juga akan membantu evakuasi korban, pengamanan harta benda warga, serta penyaluran bantuan logistik sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Untuk mendukung kelancaran tugas, Satgas dibekali berbagai alat berat dan perlengkapan Zeni, di antaranya ekskavator, backhoe loader, truk crane, mobil RO, self loader, serta peralatan pendukung lainnya.

Salurkan Ribuan Bantuan Logistik
Selain pengerahan personel dan alat berat, Yonzipur 17/Ananta Dharma juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana.

abf4f61a 4e13 4d50 a3e8 0955f683e21a

Bantuan tersebut berupa 2.927 karung beras, 2.393 dus mi instan, 133 dus minyak goreng, 480 dus air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini dihimpun dari para donatur di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, serta dukungan para Komandan Korem, Kepala Badan Pelaksana (Kabalak), dan Komandan Satuan di jajaran Kodam VI/Mulawarman.

Pangdam menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bukti empati dan solidaritas TNI AD terhadap rakyat yang tertimpa musibah.

Dalam amanatnya, Pangdam juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit agar senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan, melaksanakan tugas sesuai SOP, mengutamakan keselamatan personel dan materiil, serta mewaspadai potensi bencana susulan.

Selain itu, prajurit diminta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan, serta selalu bersikap humanis, empatik, dan profesional.
“Jaga nama baik satuan dan Kodam. Tampilkan loyalitas, disiplin, serta etika prajurit TNI Angkatan Darat di mana pun bertugas,” tegas Pangdam.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *