Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

KITA SAMBAR, Inovasi Pertanian Terpadu dari Samboja Barat yang Jadi Pusat Inspirasi di Kukar

326
×

KITA SAMBAR, Inovasi Pertanian Terpadu dari Samboja Barat yang Jadi Pusat Inspirasi di Kukar

Share this article
Camat Samboja Barat Burhanuddin (and/dutakaltimnews.com)
Camat Samboja Barat Burhanuddin (and/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Inovasi KITA SAMBAR (Kelas Inspirasi Pertanian Samboja Barat) dari Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kreativitas masyarakat dapat berkontribusi besar dalam pengembangan sektor pertanian.

Inovasi ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan pengetahuan dan praktik pertanian terpadu yang berkelanjutan.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menjelaskan bahwa KITA SAMBAR telah berdiri sejak tahun 2012 dan bergerak di bidang pertanian dalam arti luas, meliputi sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga pusat pelatihan.

“KITA SAMBAR mengusung konsep pertanian terpadu yang memanfaatkan limbah dari satu usaha untuk mendukung usaha lainnya. Dengan begitu, kami bisa mengurangi ketergantungan pada input produksi dari luar,” ujarnya.

Salah satu usaha unggulan KITA SAMBAR adalah budidaya ayam petelur omega-3, yang merupakan satu-satunya di Kecamatan Samboja Barat. Saat ini, populasi ayam mencapai sekitar 12.000 ekor, dengan produksi telur harian mencapai 11.200 butir.

Selain itu, terdapat budidaya ikan lele yang mampu menghasilkan sekitar 1 ton setiap minggu, serta pengembangan varietas unggulan ayam Borneo Super (Boper) hasil persilangan ayam kampung dengan ayam petelur.

“Kami juga memiliki pendapatan mingguan dari tanaman pepaya. Buah ini sangat diminati di Balikpapan karena sulit didatangkan dari luar daerah akibat sifatnya yang mudah rusak,” jelas Burhanuddin.

Tak hanya fokus pada sektor produksi, KITA SAMBAR juga aktif menjadi pusat pendidikan pertanian yang membina petani milenial melalui pelatihan dan program magang. Saat ini, KITA SAMBAR telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan 47 SMK dan 5 universitas di Kalimantan Timur.

“Kami sudah memberikan lebih dari 20.000 sertifikat pelatihan kepada kelompok tani, kelompok wanita tani, dan mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL). Dari 47 SMK yang bermitra, ada sekitar 130 siswa yang sedang mengikuti pembelajaran di KITA SAMBAR,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menyebutkan bahwa inovasi KITA SAMBAR tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga mencetak generasi muda yang siap menjadi pelaku agribisnis modern. Kini, KITA SAMBAR bahkan membuka program baru di bidang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) untuk memperluas nilai tambah produk lokal.

“KITA SAMBAR ini dibangun dengan semangat pertanian dalam arti luas. Dari perikanan, peternakan, perkebunan, tanaman pangan, hingga pelatihan semua terintegrasi dan saling mendukung. Kami ingin menjadikan Samboja Barat sebagai pusat inspirasi pertanian terpadu di Kukar,” ungkapnya.

Melalui inovasi KITA SAMBAR, Kecamatan Samboja Barat berhasil menghadirkan sinergi antara inovasi lokal, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian berkelanjutan di Kutai Kartanegara. (Adv/and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *