Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Kios BBM Eceran Terbakar di Kariangau, Ledakan Picu Api Cepat Membesar

275
×

Kios BBM Eceran Terbakar di Kariangau, Ledakan Picu Api Cepat Membesar

Share this article
Kebakaran kios penjual bahan bakar eceran di RT 12, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Senin (30/3/2026).(Teks foto: Ist/Dutakaltimnews.com).
Kebakaran kios penjual bahan bakar eceran di RT 12, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Senin (30/3/2026).(Teks foto: Ist/Dutakaltimnews.com).
Example 468x60

BALIKPAPAN: Terjadi kebakaran tiga kios penjual bahan bakar eceran di RT 12, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Senin (30/3/2026).

Kejadian ini kembali menjadi perhatian di Balikpapan. Pasalnya, tiga kios penjual bahan bakar eceran ini dua di antaranya diketahui menjual bensin eceran menggunakan mesin pom mini.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga dan pengguna jalan di sekitar akses menuju Pelabuhan Kariangau. Suara ledakan terdengar sebelum api membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat, menandakan adanya bahan mudah terbakar di lokasi.

Komandan Regu Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Yuliyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 12.40 WITA.

Usai menerima laporan, tim pemadam langsung diterjunkan dari berbagai pos, termasuk Gunung Samarinda, Karang Joang, serta dukungan relawan dan unsur TNI-Polri. Meski sempat terkendala kemacetan di jalur menuju lokasi, petugas berhasil mengendalikan api dalam waktu relatif cepat.

“Alhamdulillah api bisa terkendali sekitar 10 menit,” ucapnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko tinggi keberadaan kios BBM eceran di kawasan permukiman padat. Selain rawan memicu kebakaran, penanganan awal oleh warga kerap terkendala keterbatasan peralatan dan kondisi lingkungan.

Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian akibat kejadian tersebut. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta standar keamanan dalam penyimpanan bahan mudah terbakar di lingkungan masyarakat.

Seorang saksi mata, Akbar, mengungkapkan bahwa api dengan cepat membesar sehingga sulit dikendalikan sejak awal kejadian. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun tidak berhasil.

“Untuk memadamkan awalnya kami sudah coba pakai APAR, tapi tidak berhasil karena api sudah besar. Apinya cepat sekali membesar, karena minyak. Ditambah angin kencang, jadi tidak sanggup dipadamkan,” ucapnya.

Ia menduga keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. Selain itu, kondisi bangunan yang didominasi material kayu serta tiupan angin kencang turut memperparah situasi. (las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *