Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPMD KUKARKUTAI KARTANEGARA

Kepala DPMD Kukar : Festival Budaya “Mecaq Undat” Sejalan Dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Kearifan Lokal

100
×

Kepala DPMD Kukar : Festival Budaya “Mecaq Undat” Sejalan Dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Kearifan Lokal

Share this article
9649ddcb 04cb 4fa2 a74e 6e423443aebb
Example 468x60

KUKAR : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap semangat masyarakat dalam menjaga dan mempromosikan nilai-nilai budaya daerah.

Menurutnya, pelestarian budaya seperti “Mecaq Undat” sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat desa yang berbasis kearifan lokal.

Hal ini diungkapkan Arianto, usai mendampingi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menghadiri Festival Budaya “Mecaq Undat” Desa Budaya Sungai Bawang Kecamatan Muara Badak 2025, di Lamin Adat Desa Sungai Bawang Kecamatan Muara Badak, Kamis (23/10/2025).

“Budaya adalah fondasi identitas desa. Ketika budaya dijaga, maka jati diri masyarakat akan semakin kuat, ” ujarnya.

Sementara, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam sambutannya mengatakan, bahwa Festival “Mecaq Undat” adalah wujud rasa syukur Komunitas Dayak Kenyah yang ada di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak atas hasil panen yang melimpah, sekaligus menjadi etalase kekayaan warisan luhur Suku Dayak Kenyah.

“ Kita ketahui bersama bahwa “Mecaq Undat” yang berarti pesta panen padi adalah tradisi yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal. Di tengah derasnya arus modernisasi, upaya untuk terus menghidupkan tradisi atau warisan budaya agar anak cucu kita nanti mengetahui tradisi yang telah dilakukan para leluhur kita dan ini sangatlah penting “,terangnya.

Ia berharap, kegiatan ini akan menjadi warisan budaya yang ada di Kukar, dan secara nilai bisa diaplikasikan sebagai bentuk syukur nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Inilah cara kita merawat identitas dan jati diri.

“Melalui berbagai pementasan seni budaya daerah yang ditampilkan, seperti Tari Kancet Lasan, Tari Udoq Kiba, hingga Lomba Menyumpit tidak hanya sebatas berfestival, tetapi kita sedang mewariskan nilai-nilai luhur ini kepada generasi muda kita. Di sinilah momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial, ” pungkasnya. (Rd/Adv)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *