Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Kecamatan Samboja Jadi Salah Satu Lumbung Pangan Penopang IKN

317
×

Kecamatan Samboja Jadi Salah Satu Lumbung Pangan Penopang IKN

Share this article
Pertanian Tanaman Padi Di Samboja. (Istimewa)
Pertanian Tanaman Padi Di Samboja. (Istimewa)
Example 468x60

KAKAR:  Perkembangan pertanian di Kecamatan Samboja menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2025. Camat Samboja, Damsik, menyampaikan bahwa wilayahnya telah ditetapkan sebagai salah satu kecamatan lumbung pangan yang mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat. Sejumlah titik pertanian yang mendapat intervensi program tersebar di Handil Baru, Handil Baru Darat, sebagian Muara Sembilan, dan Bukit Raya.

Menurut Damsik, fokus utama dalam program ketahanan pangan tersebut adalah pengembangan padi. Padi menjadi komoditas prioritas karena memiliki nilai strategis dan kontribusi besar bagi ketahanan pangan regional. Selain itu, masyarakat Samboja juga mengembangkan tanaman singkong serta sektor perkebunan seperti kelapa sawit.

Ia menjelaskan bahwa dalam satu tahun petani di Samboja dapat melakukan panen padi sebanyak dua kali. Pola tanam ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, terutama saat memasuki musim penghujan yang kembali datang.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai musim tanam lagi setelah panen kemarin,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Meski tak menyebut angka pasti produksi padi per hektare, Ia menegaskan hasil panen sejauh ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Bahkan, rencana panen raya bersama Wakil Bupati Kukar sebelumnya sempat dijadwalkan di Bukit Raya, namun urung terlaksana karena kesibukan.

Dari segi infrastruktur pendukung, sejumlah saluran irigasi sekunder telah dibangun dengan bantuan pemerintah provinsi. Namun, persoalan masih muncul pada saluran pembagi yang belum sepenuhnya menyentuh area persawahan warga. Ia berharap pembangunan jaringan irigasi dapat dituntaskan demi memperlancar distribusi air.

Untuk meningkatkan tata niaga pertanian, Kecamatan Samboja sedang mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih yang ditargetkan aktif pada 2026. Koperasi ini diharapkan menjadi lembaga yang menjembatani pemasaran, penyimpanan, hingga penampungan hasil panen petani.

Ia menyebut koperasi tersebut juga akan membangun gudang dan fasilitas penampungan di beberapa titik strategis. Dengan sistem terintegrasi, petani diharapkan tidak lagi bergantung pada tengkulak atau harga pasar yang fluktuatif.

“Harapannya agribisnis bisa berjalan lebih baik,” tambahnya.

Damsik menekankan bahwa penguatan sektor pertanian di Samboja menjadi kebutuhan mendesak karena posisi wilayahnya yang masuk dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan demikian, Samboja memiliki potensi besar sebagai penopang suplai pangan ke wilayah inti IKN.

Damsik berharap pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian Samboja.

“Kami ingin pertanian Samboja menjadi salah satu penopang utama bagi IKN nantinya,” tutupnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *