KUKAR: Kebakaran melanda Pasar Mandiri Tradisional di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (24/7/2026) dini hari.
Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan lima kios dan berdampak pada dua bangunan lainnya, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan laporan awal kebakaran diterima petugas pada pukul 04.08 WITA setelah api lebih dulu terlihat menyala sekitar pukul 03.56 WITA.

Berdasarkan kronologi, titik api pertama kali muncul di area kios sembako yang terdapat stop kontak listrik. Warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri, namun kobaran dengan cepat membesar dan merambat ke kios di sebelah kanan dan kiri karena bangunan kios saling berdempetan.
“Beberapa warga kemudian datang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Sektor Damkar Muara Jawa,” ujarnya.
Menerima laporan itu, personel piket bersama personel tambahan segera berkoordinasi dengan tim Relawan Kebakaran (Redkar), mengenakan alat pelindung diri (APD), dan berangkat menuju lokasi.
“Tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 04.12 WITA dan langsung melakukan pemadaman sesuai prosedur, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ungkapnya.
Pemeriksaan akhir dan pembersihan lokasi dilakukan sekitar pukul 04.50 WITA. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 06.01 WITA, kemudian personel kembali ke pos untuk membersihkan serta mengembalikan seluruh peralatan yang digunakan.
Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan satu unit Fire Dome, selang pemadam berbagai ukuran, nozel, Y Connection, SCBA, serta perlengkapan APD. Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam proses pemadaman.
Fida menyebut tidak ada kendala selama proses penanganan kebakaran. Penanganan juga melibatkan Redkar Muara Jawa, Polsek Muara Jawa, PLN Muara Jawa, serta masyarakat setempat.
Akibat kejadian tersebut, lima bangunan kios terbakar rata, sementara dua bangunan lainnya terdampak. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta. (*van)

















