Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Jalan AM Alimuddin, Pemkab Kukar Pastikan Korban Tak Terlantar

211
×

Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Jalan AM Alimuddin, Pemkab Kukar Pastikan Korban Tak Terlantar

Share this article
Pemkab Kukar, melakukan peninjauan lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Pemkab Kukar, melakukan peninjauan lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (6/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pemkab Kukar juga menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan pemerintah kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kejadian tersebut.

lks kbrn 2

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, menyampaikan duka cita dan perhatian Pemkab Kukar kepada seluruh warga yang menjadi korban kebakaran.

“Kami turut berduka dan memberikan perhatian yang mendalam terhadap musibah yang terjadi sejak kemarin hingga berakhir malam. Ada beberapa kepala keluarga yang tertimpa musibah kebakaran ini,” katanya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya untuk memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga agar tetap kuat menghadapi musibah tersebut.

Ia mengatakan, pemerintah bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan melakukan pendataan dan melihat kebutuhan warga yang harus segera ditindaklanjuti.

“Kehadiran Pemkab ini merupakan bagian penting untuk memberikan dukungan moral, semangat, dan sedikit bantuan yang mudah-mudahan dapat memberikan keringanan bagi warga dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Dalam kunjungan itu, sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Dinas Sosial, BPBD, Baznas dan PMI. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Taufik juga memastikan kebutuhan administrasi warga yang ikut terbakar akan menjadi perhatian pemerintah. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) siap membantu warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat kebakaran.

“Kalau ada dokumen identitas atau administrasi yang terbakar, jangan khawatir. Dari Capil siap menindaklanjuti dan membantu kebutuhan identitas warga,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal tidak terlantar. Sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara, termasuk fasilitas yang ditawarkan pihak Muhammadiyah.

Sementara itu, Lurah Melayu, Muhammad Hafiz, menyampaikan data sementara warga terdampak kebakaran di RT 33 mencapai 50 kepala keluarga atau sebanyak 151 jiwa.

“Berdasarkan data yang kami himpun di Posko Keluarga Melayu, jumlah kepala keluarga terdampak saat ini ada 50 KK, terdiri dari 151 jiwa,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, tercatat tiga anak belum bersekolah, 16 orang tingkat SD, empat orang SMP, delapan orang SMA, serta 10 mahasiswa.

Untuk bangunan, sementara ini tercatat 27 rumah pribadi terdampak. Jumlah tersebut masih dapat bertambah karena pendataan terhadap rumah sewaan maupun kontrakan masih dilakukan.

“Perkiraan sementara sekitar 50 rumah, jika digabung antara rumah pribadi dan rumah sewaan,” jelasnya.

Hafiz menyebut kawasan RT 33 memang didominasi bangunan kontrakan. Diperkirakan sekitar 70 persen hunian di wilayah tersebut merupakan rumah kontrakan, sedangkan sisanya merupakan rumah pribadi.

Meski kebakaran menyebabkan kerusakan cukup besar, Hafiz memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seorang warga lanjut usia sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak napas yang diduga akibat paparan asap, namun kondisinya tidak sampai menyebabkan meninggal dunia.

Untuk penanganan pascakebakaran, pihak kelurahan bersama instansi terkait akan membuka dapur umum dan menyiapkan logistik bagi warga. Selain itu, pendataan dokumen penting milik warga juga dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan administrasi.

Warga terdampak saat ini masih mengungsi sementara di rumah keluarga, kerabat, dan tetangga. Namun, sejumlah lokasi telah disiapkan apabila diperlukan, seperti Masjid Muhammadiyah, TK, serta BPU Balai Kelurahan Melayu.

“Kami akan bekerja secara taktis dengan berkoordinasi bersama institusi terkait. Kami juga akan menghimpun warga yang terdampak, terutama administrasi atau dokumen penting yang hilang,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *